Peredaran Obat Keras Ilegal Berkedok Toko Mainan di Pasir Kaliki: Polisi Terkesan Tutup Mata

Avatar photo

Rabu, 16 Juli 2025 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Mitrapolri.info- Peredaran dan penjualan obat keras sediaan farmasi golongan G tanpa izin edar alias ilegal kembali marak di Kota Bandung, khususnya di Jl. Kebon Kawung No. 49, Pasir Kaliki, Kecamatan Cicendo. Modus operandi para pelaku semakin licik, dengan menyamarkan lapak mereka sebagai warung atau toko biasa, bahkan kini berkedok toko mainan.

Pada Selasa (15/7/2025), tim awak media kembali menemukan penjualan obat golongan G di lokasi tersebut. Tanpa rasa takut, seorang penjual yang memperkenalkan diri sebagai Pran, dengan bebas mengedarkan obat keras seperti Tramadol dan Heximer di sebuah warung yang mencolok dengan papan nama Toko Mainan.

Baca Juga :  Geger Oknum Kades Dan TPK Diduga Memborongkan Kepihak Ketiga 

Maraknya penjualan obat ilegal ini di Kota Bandung memicu dugaan adanya kelonggaran pengawasan dan penegakan hukum oleh Aparat Penegak Hukum (APH) setempat. Masyarakat menilai APH, khususnya Polrestabes Kota Bandung, terkesan tutup mata terhadap fenomena ini, sehingga para penjual dan pengedar obat terlarang semakin leluasa beroperasi.

Padahal, ancaman hukuman bagi para penjual dan pengedar obat-obatan golongan G tanpa izin edar sangat serius. Mereka dapat dijerat dengan Pasal 435 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023, yang merupakan pengganti Pasal 196 UU No. 36 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.

Baca Juga :  Polri Tetapkan Bupati Gowa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan

Seorang tokoh masyarakat di Cicendo menyampaikan keresahannya dan mendesak Polrestabes Kota Bandung untuk segera bertindak cepat. “Kami warga masyarakat siap membantu dan mendukung penuh APH dalam memberantas peredaran obat keras golongan G tanpa izin edar. Sekaligus untuk menyelamatkan generasi muda dari efek obat Tramadol dan Heximer,” tegasnya.

Diharapkan, pihak kepolisian segera mengambil tindakan tegas untuk memberantas praktik penjualan obat ilegal ini demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

#Red

Berita Terkait

Maraknya Peredaran Obat Keras Golongan G Tanpa Izin di Bojong Tegal Meresahkan Warga, APH Didesak Segera Turun Tangan
Geger Penimbunan Solar Bersubsidi di Semarang, Media dan Laskar Siliwangi Bersatu Desak APH Bertindak Tegas
Dugaan Pelanggaran Spek Proyek Revitalisasi SMP Gunung Mulya Bogor Capai Rp 792 Juta, LSM Minta APH Turun Tangan
LSM Laskar Siliwangi Bersatu Laporkan Dugaan Korupsi Proyek TPT Desa Karyamekar ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor
Tindakan Bejad Perusakan Ekosistem Sungai Rehabilitasi Jembatan Di Desa Gadog
DIDUGA GALIAN C ILEGAL BERKEDOK PEMERATAAN SAWAH MARAK DI CIPUNAGARA SUBANG, APH DIMINTA SEGERA SIDAK
Dugaan Kejanggalan Anggaran BOSP Ratusan Juta, PKBM Nurul Falah Jasinga Didesak untuk Diaudit
DIDUGA GALIAN C ILEGAL DI LICIN, CIMALAKA SUMEDANG TETAP BEROPERASI ,KERUSAKAN ALAM MENGGILA, APH DIMINTA TINDAK TEGAS!

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Maraknya Peredaran Obat Keras Golongan G Tanpa Izin di Bojong Tegal Meresahkan Warga, APH Didesak Segera Turun Tangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Geger Penimbunan Solar Bersubsidi di Semarang, Media dan Laskar Siliwangi Bersatu Desak APH Bertindak Tegas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Dugaan Pelanggaran Spek Proyek Revitalisasi SMP Gunung Mulya Bogor Capai Rp 792 Juta, LSM Minta APH Turun Tangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:57 WIB

LSM Laskar Siliwangi Bersatu Laporkan Dugaan Korupsi Proyek TPT Desa Karyamekar ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Tindakan Bejad Perusakan Ekosistem Sungai Rehabilitasi Jembatan Di Desa Gadog

Berita Terbaru

Berita

Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:03 WIB