Peredaran Obat Diduga Kembali Marak di Garut, Ketegasan APH Dipertanyakan

Rabu, 11 Februari 2026 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Peredaran Obat Diduga Kembali Marak di Garut, Ketegasan APH Dipertanyakan

 

Garut | mitrapolri.info – Peredaran obat-obatan di jln Cimanuk no 43 jaya waras Pataruman kec Tarogong kidul kab Garut Jawa barat   yang diduga ilegal kembali menjadi sorotan tajam di Kabupaten Garut. Meski sudah berulang kali dilaporkan oleh masyarakat dan disorot oleh media, aktivitas penjualan obat-obatan tersebut seakan tidak pernah benar-benar hilang. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat: ada apa dengan penegakan hukum di lapangan?

Warga menilai peredaran obat tersebut kembali marak dan bahkan terkesan semakin berani. Sejumlah titik yang sebelumnya pernah dilaporkan disebut-sebut masih tetap beroperasi. Situasi ini membuat masyarakat geram sekaligus kecewa, karena laporan yang telah disampaikan berkali-kali seolah tidak membuahkan tindakan nyata yang memberikan efek jera.

Baca Juga :  Ahli Waris Petani di Kutajaya Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 Juta Tanpa Potongan

Kritik pun mengarah pada aparat penegak hukum, khususnya Satuan Narkoba Polres Garut, yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas dan konsisten dalam memberantas peredaran obat-obatan tersebut. Muncul anggapan di tengah masyarakat bahwa para pelaku seperti kebal hukum, bebas beraktivitas tanpa takut pengawasan ataupun penindakan.

“Sudah sering dilaporkan, sudah sering diberitakan, tapi masih saja ada. Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya, sebenarnya ditindak atau tidak?” ungkap salah seorang warga dengan nada kesal.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin Garut akan semakin darurat peredaran obat-obatan yang berpotensi merusak generasi muda. Lingkungan yang seharusnya aman justru dikhawatirkan menjadi lahan subur bagi praktik-praktik yang merugikan masyarakat luas.

Baca Juga :  PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Masyarakat berharap aparat tidak hanya bergerak saat ramai sorotan, tetapi melakukan penindakan nyata dan berkelanjutan. Ketegasan hukum dinilai sangat penting agar tidak muncul kesan pembiaran yang justru melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Kini, bola ada di tangan aparat terkait. Warga menunggu bukti, bukan sekadar janji. Jika peredaran ini memang ada dan nyata, maka tindakan tegas harus segera dilakukan. Jika tidak, wajar bila publik terus mempertanyakan keseriusan penegakan hukum di Kabupaten Garut.

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 
Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir
Ahli Waris Petani di Kutajaya Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 Juta Tanpa Potongan
Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan
Maraknya Peredaran Obat Keras Golongan G Tanpa Izin di Bojong Tegal Meresahkan Warga, APH Didesak Segera Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir

Berita Terbaru

Berita

Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:03 WIB