Ditpolairud Polda Metro Dialog dengan Nelayan Kalibaru, Bahas Alat Tangkap hingga Limbah

Avatar photo

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditpolairud Polda Metro Dialog dengan Nelayan Kalibaru, Bahas Alat Tangkap hingga Limbah

 

Jakarta,mitrapolri.info– Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya menggelar dialog bersama nelayan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan digelar di Taman Anak Pesisir, Gang Manunggal 7, Kalibaru, Senin (25/5/2026).

Kegiatan itu dihadiri PS Kasi Sidik Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya AKP M. Aldi K.A., Ka Markas Unit Patroli Cilincing IPDA Syamsul Bahri, Ketua KNTI Cilincing Jeni, pengurus Koperasi Angin Mamiri Bahari, serta nelayan pesisir Kalibaru.

Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Mustofa mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi antara Ditpolairud Polda Metro Jaya dan masyarakat nelayan. Polisi ingin mendengar langsung persoalan yang dihadapi nelayan di wilayah pesisir.

Baca Juga :  Alhamdulillah! Dana Desa Simpang Mewujudkan Jalan 150 Meter Demi Kesejahteraan Warga

“Melalui kegiatan ini kami ingin mendengar langsung masukan dan keluhan masyarakat nelayan. Ditpolairud Polda Metro Jaya hadir untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan mencarikan solusi sesuai kewenangan,” ujar Kombes Mustofa.

Dalam dialog itu, nelayan menyampaikan sejumlah keluhan. Di antaranya soal penggunaan alat tangkap garok yang dinilai merusak terumbu karang, menurunnya hasil tangkapan, penyempitan wilayah tangkap, kebutuhan fasilitas docking bagang apung, hingga persoalan limbah industri.

Baca Juga :  Bupati Memegang Kendali Tertinggi — Kinerja Buruk di KBB, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Kombes Mustofa meminta nelayan segera melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran atau tindak pidana di wilayah perairan. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi aturan alat tangkap agar tidak terjadi konflik antar nelayan.

“Kalau ada kejadian atau dugaan pelanggaran, segera laporkan. Kami juga mendorong sosialisasi agar nelayan memahami alat tangkap yang diperbolehkan dan yang dilarang,” katanya.

Selain dialog dan sesi tanya jawab, kegiatan juga diisi dengan pembagian sembako kepada masyarakat nelayan. Ditpolairud Polda Metro Jaya berharap komunikasi dengan nelayan terus terjaga untuk menciptakan wilayah pesisir yang aman dan kondusif.

Mr Yadi

Berita Terkait

GELONDONGAN EMAS DIDUGA ILEGAL BEROPERASI DI BANTAR KARET BOGOR, APH DIMINTA TURUN TANGAN
Bupati Memegang Kendali Tertinggi — Kinerja Buruk di KBB, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Pesta Karaoke Berujung Maut, Mahasiswi Tewas Usai Diberi Narkotika
Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:33 WIB

GELONDONGAN EMAS DIDUGA ILEGAL BEROPERASI DI BANTAR KARET BOGOR, APH DIMINTA TURUN TANGAN

Kamis, 10 September 2026 - 19:27 WIB

Bupati Memegang Kendali Tertinggi — Kinerja Buruk di KBB, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Kamis, 10 September 2026 - 17:45 WIB

Pesta Karaoke Berujung Maut, Mahasiswi Tewas Usai Diberi Narkotika

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Berita Terbaru