Pemdes Cipayung Girang Realisasikan BKK Rp1,5 Miliar, Jembatan Cinangka Jadi Prioritas

Avatar photo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemdes Cipayung Girang Realisasikan BKK Rp1,5 Miliar, Jembatan Cinangka Jadi Prioritas

BOGOR,mitrapolri.info— Pemerintah Desa (Pemdes) Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, tengah merealisasikan program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahun Anggaran 2026 yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Dari total anggaran sebesar Rp1,5 miliar, pencairan tahap pertama sebesar 60 persen dialokasikan untuk berbagai program pembangunan, baik infrastruktur maupun program pemberdayaan masyarakat, termasuk program Dayeuh Pajajaran serta sejumlah program wajib lainnya.

Kepala Desa Cipayung Girang, Sribudy Suyektie, saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (16/10/2026), mengatakan bahwa pemerintah desa saat ini tengah melaksanakan sejumlah pembangunan fisik dan nonfisik yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor melalui program BKK Akselerasi Pembangunan Perdesaan.

Salah satu pembangunan yang tengah dikerjakan adalah rehabilitasi Jembatan Kampung Cinangka RT 002/RW 002 dengan ukuran panjang sekitar 13 meter dan lebar 3 meter.

Baca Juga :  PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

“Jembatan ini menjadi penghubung dua wilayah RW. Apabila pembangunannya sudah selesai, mobilitas masyarakat di dua RW tersebut akan menjadi lebih mudah,” ujar Sribudy.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp945.550.000 dan diharapkan dapat meningkatkan akses serta memperlancar aktivitas masyarakat.

Selain pembangunan infrastruktur, anggaran BKK tersebut juga diarahkan untuk mendukung program Dayeuh Pajajaran.

Menurut Sribudy, program Dayeuh Pajajaran tersebut satu paket dengan program pengelolaan sampah desa melalui Kampung Ramah Lingkungan (KRL) dengan pagu anggaran sebesar Rp300 juta yang pelaksanaannya melibatkan masyarakat.

“Pembangunan Dayeuh Pajajaran itu satu paket dengan program pengelolaan sampah desa melalui Kampung Ramah Lingkungan (KRL), dengan pagu anggaran Rp300 juta dan dikerjakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Musdes Desa Pabuaran Dorong Perencanaan Pembangunan 2027, Aspirasi Masyarakat Jadi Bahan Penyusunan RKPDes

Sribudy menambahkan, dukungan BKK Akselerasi Pembangunan Perdesaan dari Pemerintah Kabupaten Bogor sangat membantu pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan.

Menurutnya, tanpa dukungan anggaran tersebut, pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, serta program lainnya akan lebih sulit direalisasikan secara optimal.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Cipayung Girang mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro) atas diberikannya bantuan keuangan untuk membangun desa,” ungkapnya.

Ia berharap pembangunan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Cipayung Girang.

“Kini wajah Desa Cipayung Girang sedikit demi sedikit sudah mulai berubah. Hasil pembangunan itu manfaatnya nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkas Sribudy.

(Iswan)

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 
Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir
Ahli Waris Petani di Kutajaya Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 Juta Tanpa Potongan
Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan
Maraknya Peredaran Obat Keras Golongan G Tanpa Izin di Bojong Tegal Meresahkan Warga, APH Didesak Segera Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir

Berita Terbaru

Berita

Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:03 WIB