Operasi Patuh Lodaya 2025, Polres Cirebon Kota Bawa Pendekatan Edukatif

Avatar photo

Selasa, 15 Juli 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON , Mitrapolri.info-Polres Cirebon Kota memulai pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2025 dengan menggelar Apel Gelar Pasukan pada Senin (14/07/2025).

Operasi itu akan berlangsung selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menyampaikan, operasi tersebut akan menargetkan berbagai jenis pelanggaran lalu lintas yang kerap terjadi di sejumlah titik rawan. Fokus pengawasan mencakup kendaraan roda dua, roda empat, hingga angkutan umum dan barang.

Baca Juga :  Tindakan Bejad Perusakan Ekosistem Sungai Rehabilitasi Jembatan Di Desa Gadog

“Operasi ini kami titik beratkan pada upaya preventif dan edukatif. Penindakan hukum seperti tilang adalah langkah terakhir, dan hanya diterapkan jika pelanggaran tersebut membahayakan pengguna jalan lain,” ujar AKBP Eko Iskandar.

Penindakan terhadap pelanggaran akan dilakukan secara selektif dengan mengandalkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile.

Tilang manual hanya diberlakukan secara terbatas, dengan pendekatan yang bersifat edukatif kepada masyarakat.

Sebanyak 70 personel dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) diterjunkan dalam pelaksanaan operasi ini. Mereka akan didukung oleh 150 personel gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Baca Juga :  MERIAH & KHIDMAT! PENGUKUHAN 8 SUBRAYON GM FKPPI CIRANJANG

Menurut AKBP Eko, beberapa pelanggaran yang paling sering ditemukan di wilayah hukum Polres Cirebon Kota di antaranya pengendara yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari dua orang, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi atau bising.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menaati peraturan lalu lintas, menghormati sesama pengguna jalan, dan mengutamakan keselamatan diri serta orang lain,” tandas AKBP Eko.

 

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 
Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir
Ahli Waris Petani di Kutajaya Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 Juta Tanpa Potongan
Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan
Maraknya Peredaran Obat Keras Golongan G Tanpa Izin di Bojong Tegal Meresahkan Warga, APH Didesak Segera Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir

Berita Terbaru

Berita

Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:03 WIB