MBG Ciadeg Dikeluhkan Kader Posyandu: Balita Dikasih Kangkung, Timun Diduga Busuk hingga Susu Tak Sesuai

Avatar photo

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBG Ciadeg Dikeluhkan Kader Posyandu: Balita Dikasih Kangkung, Timun Diduga Busuk hingga Susu Tak Sesuai

Bogor,mitrapolri.info-Kader Posyandu Keluhkan MBG Ciadeg: Dari Timun Busuk hingga Susu Tak Sesuai ,Asupan Kangkung Untuk Balita

Ciadeg- Pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Ciadeg Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor menuai berbagai keluhan dari kader posyandu. Permasalahan tidak hanya menyangkut kualitas bahan pangan, tetapi juga pembagian asupan gizi hingga pengelolaan limbah dapur.Rabu (6/6/26)

Program ini dikelola melalui SPPG Ciadeg yang berlokasi di Jalan Padat Karya, Kecamatan Cigombong. Sementara dapur MBG berada di Kampung Raweuy RT 01 RW 02, samping Kantor Desa Ciadeg.

Baca Juga :  Tongkat Kepemimpinan Polres Pekalongan Kota Resmi Berganti, AKBP Dies Ferra Ningtias Gantikan AKBP Riki Yariandi .

Sejumlah kader posyandu mengeluhkan kondisi bahan pangan berupa timun yang diterima dalam keadaan basah dan diduga mulai membusuk. Selain itu, pembagian makanan dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Balita disebut hanya diberikan sayur seperti kangkung, sementara susu untuk balita justru disamakan dengan susu untuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Padahal, berdasarkan kebutuhan gizi, ibu hamil dan ibu menyusui seharusnya mendapatkan asupan susu khusus, seperti susu ibu hamil (prenagen), bukan disamakan dengan balita.

Baca Juga :  Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Tak hanya itu, keluhan juga mencuat terkait pengelolaan limbah dapur MBG yang dinilai belum sesuai standar. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan jika tidak segera ditangani dengan baik.

Berbagai keluhan tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai pengawasan dan standar operasional dalam pelaksanaan program MBG di lapangan.

Masyarakat dan kader posyandu berharap adanya evaluasi menyeluruh dari pihak terkait, agar program yang bertujuan meningkatkan gizi ini tidak justru menimbulkan persoalan baru

Red

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru