Diprotes Warga, Keberadaan Tower Provider di Cigowang Diminta Dievaluasi

Avatar photo

Jumat, 11 September 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diprotes Warga, Keberadaan Tower Provider di Cigowang Diminta Dievaluasi

BOGOR,mitrapolri.info— Keberadaan menara telekomunikasi atau tower provider di Kampung Cigowang, RT 005/RW 003, Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, mendapat keberatan dari sejumlah warga sekitar.

Keberatan tersebut disampaikan warga melalui pemasangan spanduk peringatan di sekitar lokasi tower. Dalam spanduk itu, warga menyatakan penolakan sekaligus meminta agar keberadaan menara tersebut dievaluasi oleh pemerintah dan instansi terkait.

Menurut keterangan yang disampaikan warga, keberadaan tower juga dikaitkan dengan sejumlah persoalan yang dirasakan masyarakat di sekitar lokasi. Sedikitnya tujuh rumah disebut mengalami gangguan atau kerusakan pada perangkat televisi setelah tower berdiri di lingkungan permukiman.

Namun, dugaan adanya hubungan antara keberadaan tower dengan gangguan perangkat elektronik tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis oleh pihak yang berkompeten.

Selain persoalan perangkat elektronik, warga juga menyampaikan kekhawatiran mengenai aspek kesehatan masyarakat yang tinggal berdekatan dengan menara.

Sejumlah warga menduga adanya gangguan kesehatan yang mereka kaitkan dengan paparan gelombang elektromagnetik dari perangkat telekomunikasi. Kendati demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan memerlukan pemeriksaan medis serta kajian teknis sesuai standar yang berlaku.

Baca Juga :  Dampingi Anak Putus Sekolah, PKBM Ar-Raudhoh Ciampea Sambut Baik Dukungan Pemerintah dan Berharap Bantuan Revitalisasi Bangunan

Warga Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Warga berharap pemerintah desa, pemerintah kecamatan, instansi teknis terkait, serta pihak pengelola atau pemilik tower segera memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.

Masyarakat meminta dilakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari status perizinan dan legalitas pendirian tower, aspek keselamatan konstruksi, posisi dan jarak menara terhadap lingkungan permukiman, hingga pemenuhan standar teknis perangkat telekomunikasi.

Warga juga meminta agar keluhan mengenai gangguan televisi ditelusuri secara teknis untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

“Kami tidak bermaksud menghambat kebutuhan masyarakat terhadap jaringan komunikasi dan internet. Namun keselamatan, kenyamanan, dan kepentingan warga sekitar juga harus diperhatikan,” demikian aspirasi yang disampaikan warga melalui spanduk tersebut.

Spanduk Berisi Peringatan

Spanduk yang dipasang warga RT 005/RW 003 juga memuat peringatan agar spanduk tersebut tidak dicopot maupun dirusak secara sepihak.

Pada bagian bawah spanduk tercantum rujukan terhadap sejumlah ketentuan dalam KUHP baru, termasuk Pasal 521 dan Pasal 476 sebagaimana disebut dalam UU Nomor 1 Tahun 2023.

Baca Juga :  Ahli Waris Petani di Kutajaya Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 Juta Tanpa Potongan

Pencantuman ketentuan tersebut menjadi bagian dari peringatan warga agar spanduk yang telah dipasang tidak dirusak atau dicopot tanpa dasar yang jelas.

Pengelola Tower Diminta Berikan Penjelasan

Warga berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui dialog antara masyarakat, pemerintah setempat, dan pihak perusahaan atau pengelola tower.

Masyarakat meminta adanya penjelasan terbuka mengenai status perizinan dan legalitas menara, sekaligus pemeriksaan terhadap berbagai keluhan yang mereka sampaikan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola atau pemilik tower mengenai keberatan warga tersebut. Pihak pengelola juga perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait keberadaan menara maupun tudingan yang disampaikan masyarakat.

Pemerintah daerah dan instansi teknis terkait diharapkan turun langsung ke lokasi untuk melakukan verifikasi. Dengan demikian, persoalan antara kebutuhan pembangunan jaringan telekomunikasi dengan kenyamanan dan keselamatan masyarakat dapat diselesaikan berdasarkan data, pemeriksaan teknis, dan ketentuan yang berlaku.

Lokasi: Kampung Cigowang, RT 005/RW 003, Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

(Red)

Berita Terkait

Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Narkotika Jenis Etomidate
Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta
Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi
Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak
Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Narkotika Jenis Etomidate

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Berita Terbaru

Berita

Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Narkotika Jenis Etomidate

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:40 WIB