Aktivitas Galian C Ilegal di Desa Wibawamulya Diduga Rusak Lingkungan, Pemerintah Dinilai Tutup Mata

Avatar photo

Rabu, 26 November 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas Galian C Ilegal di Desa Wibawamulya Diduga Rusak Lingkungan, Pemerintah Dinilai Tutup Mata

Bekasi-mitrapolri.info-Aktivitas galian C ilegal di wilayah Desa wibawamulya, Kecamatan ci Barusan kabupaten Bekasi ,kembali memicu keresahan warga. Kegiatan penambangan yang diduga tidak mengantongi izin tersebut dinilai merusak lingkungan dan mengancam kenyamanan masyarakat sekitar.

Sejumlah warga mengaku aktivitas alat berat dan hilir-mudik kendaraan pengangkut material membuat jalan rusak, memunculkan debu tebal, serta meningkatkan risiko longsor pada musim hujan. Kondisi itu diperparah dengan tidak adanya papan informasi resmi terkait perizinan kegiatan tambang.

Baca Juga :  Musdes Desa Pabuaran Dorong Perencanaan Pembangunan 2027, Aspirasi Masyarakat Jadi Bahan Penyusunan RKPDes

“Kerusakan lingkungan sudah terlihat jelas. Bukit mulai tergerus dan jalan desa semakin parah. Tapi tidak ada tindakan nyata,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga mempertanyakan sikap pemerintah desa maupun pihak terkait yang dinilai lamban merespons keluhan masyarakat. Mereka berharap aparat berwenang segera turun tangan melakukan penertiban, mengingat dampak lingkungan yang ditimbulkan semakin meluas.

Baca Juga :  Pemdes Cipayung Girang Realisasikan BKK Rp1,5 Miliar, Jembatan Cinangka Jadi Prioritas

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah Kecamatan Ci Barusan kabupaten Bekasi maupun instansi terkait mengenai keberadaan galian C yang diduga tidak berizin tersebut. Masyarakat berharap ada langkah tegas untuk menghentikan aktivitas yang merusak lingkungan demi menjaga keselamatan dan kelestarian wilayah.

 

Tim

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 
Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir
Ahli Waris Petani di Kutajaya Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 Juta Tanpa Potongan
Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan
Maraknya Peredaran Obat Keras Golongan G Tanpa Izin di Bojong Tegal Meresahkan Warga, APH Didesak Segera Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir

Berita Terbaru

Berita

Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:03 WIB