Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Cimandala Sukaraja Bogor, Warga Keluhkan Minim Penanganan

Avatar photo

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Cimandala Sukaraja Bogor, Warga Keluhkan Minim Penanganan

Bogor,mitrapolri.info-Banjir kembali merendam permukiman warga di Kampung Kebon Kelapa RT 05/RW 04, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Banjir terjadi akibat meluapnya aliran Kali Ciluer setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Air dengan cepat masuk ke permukiman warga dan mencapai ketinggian sekitar satu meter.

Data sementara yang dihimpun dari warga, sebanyak 15 rumah di RT 07 terdampak banjir. Sementara di RT 05 tercatat sekitar 25 kepala keluarga (KK) ikut terdampak genangan air. Selain itu, banjir juga merendam wilayah RT 09 RW 05 Kampung Rawa Kalong.

Baca Juga :  Program P3-TGAI di Desa Lewibatu Disambut Antusias, Irigasi Kini Aliri 9 Hektare Sawah dan Perkuat Ketahanan Pangan

Warga menyebut, peristiwa ini bukan pertama kali terjadi. Setiap musim hujan, luapan air dari kali sering menggenangi rumah warga di wilayah tersebut.

Peristiwa banjir di wilayah Kecamatan Sukaraja memang kerap terjadi ketika hujan deras mengguyur dalam waktu lama sehingga aliran sungai meluap dan masuk ke pemukiman warga.

Masyarakat berharap pemerintah, baik dari tingkat desa, kabupaten, provinsi hingga pusat segera memberikan solusi konkret agar banjir tidak terus berulang setiap tahun.

Baca Juga :  Dugaan Menghindar dari Media dan Gunakan Material Tak Layak, Proyek P3-TGAI Kelompok Tani Tirta Pakuan Atau Tirta Mandiri Disorot

“Banjir seperti ini terjadi 1 tahun 2 kali. Warga berharap ada penanganan serius dari pemerintah agar ke depan tidak lagi terjadi banjir,” ujar salah satu warga.

Namun warga juga mengaku kecewa karena laporan yang disampaikan kepada pihak pemerintah desa hingga kini belum mendapatkan respons yang jelas.

Warga berharap ada perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait untuk melakukan normalisasi sungai atau penanganan lainnya agar banjir yang menjadi langganan di wilayah tersebut dapat segera teratasi.

Red

Berita Terkait

GELONDONGAN EMAS DIDUGA ILEGAL BEROPERASI DI BANTAR KARET BOGOR, APH DIMINTA TURUN TANGAN
Bupati Memegang Kendali Tertinggi — Kinerja Buruk di KBB, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Pesta Karaoke Berujung Maut, Mahasiswi Tewas Usai Diberi Narkotika
Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:33 WIB

GELONDONGAN EMAS DIDUGA ILEGAL BEROPERASI DI BANTAR KARET BOGOR, APH DIMINTA TURUN TANGAN

Kamis, 10 September 2026 - 19:27 WIB

Bupati Memegang Kendali Tertinggi — Kinerja Buruk di KBB, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Kamis, 10 September 2026 - 17:45 WIB

Pesta Karaoke Berujung Maut, Mahasiswi Tewas Usai Diberi Narkotika

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Berita Terbaru