Menu

Mode Gelap
Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico. Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang Pemilihan Ketua RW 05 Desa Pandansari Berlangsung Aman dan Lancar

Berita

Peredaran Obat Golongan g makin menggila di kab Bogor generasi muda terancam masa depan nya 

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Peredaran Obat Golongan g makin menggila di kab Bogor generasi muda terancam masa depan nya 

 

Sukabumi – mitrapolri.info – Peredaran obat terlarang golongan G seperti tramadol dan eximer di depan pabrik / gudang Aqua jln sukabumi-bogor benda kec Cicurug kab Sukabumi Jawa Barat dilaporkan semakin terbuka dan berlangsung secara terang-terangan. Kondisi ini membuat lingkungan warga menjadi tidak aman dan memicu keresahan masyarakat.

Lo

 

Menurut informasi yang dihimpun tim Media Mitrapolri, aktivitas jual beli obat keras tersebut disebut sudah berlangsung cukup lama dan dilakukan secara bebas. Warga menilai pengawasan aparat yang berwenang terkesan lemah, bahkan ada yang berpendapat bahwa kondisi ini seperti “dibiarkan begitu saja”.

 

Untuk memastikan informasi di lapangan, tim Mitrapolri melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi. Dari hasil penelusuran, tim menemukan beberapa titik yang kerap dijadikan tempat penjualan obat-obatan terlarang tersebut.

*Catatan penghasilan dari satu hari bisa

Mencapai 7 juta per satu hari

*Catatan banyak anak muda yaang

Berseragam sekolah .

*Warung tersebut di bekingin preman2

* Orang berinisial (uj)adalah korlap atau                    pmilik warung trsbut .

Seorang penjual berinisial yang  tidak mau di sebut kan namanya    mengaku bahwa dirinya sudah berjualan lebih dari tiga hingga lima bulan terakhir. Ia bahkan mengaku merasa aman karena disebut-sebut ada pihak yang menjamin aktivitasnya. Penjual  juga menyebut bahwa mendapat kan pemasokan obat dari orang Aceh  atau orang yang menyediakan barang-barang tersebut.

 

Sementara itu, warga sekitar membenarkan bahwa banyak pembeli yang lalu lalang setiap hari ke lokasi tersebut. Mereka mengaku sangat resah dengan keberadaan tempat penjualan obat ilegal itu karena dianggap membahayakan generasi muda dan mengganggu ketertiban lingkungan.

 

“Setiap hari ada saja orang yang datang membeli.Kami sebagai warga bertanya-tanya, ke mana aparat yang berwajib? Kenapa tidak ada tindakan tegas?” ujar salah satu warga.

 

Masyarakat berharap aparat terkait segera turun tangan untuk menertibkan peredaran obat-obatan berbahaya tersebut sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico.

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama

13 Januari 2026 - 14:49 WIB

Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan

12 Januari 2026 - 09:21 WIB

Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian

12 Januari 2026 - 07:45 WIB

Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang

11 Januari 2026 - 09:36 WIB

Trending di Berita