Peredaran Obat Golongan g makin menggila di kab Bogor generasi muda terancam masa depan nya
Sukabumi – mitrapolri.info – Peredaran obat terlarang golongan G seperti tramadol dan eximer di depan pabrik / gudang Aqua jln sukabumi-bogor benda kec Cicurug kab Sukabumi Jawa Barat dilaporkan semakin terbuka dan berlangsung secara terang-terangan. Kondisi ini membuat lingkungan warga menjadi tidak aman dan memicu keresahan masyarakat.
Lo
Menurut informasi yang dihimpun tim Media Mitrapolri, aktivitas jual beli obat keras tersebut disebut sudah berlangsung cukup lama dan dilakukan secara bebas. Warga menilai pengawasan aparat yang berwenang terkesan lemah, bahkan ada yang berpendapat bahwa kondisi ini seperti “dibiarkan begitu saja”.
Untuk memastikan informasi di lapangan, tim Mitrapolri melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi. Dari hasil penelusuran, tim menemukan beberapa titik yang kerap dijadikan tempat penjualan obat-obatan terlarang tersebut.
*Catatan penghasilan dari satu hari bisa
Mencapai 7 juta per satu hari
*Catatan banyak anak muda yaang
Berseragam sekolah .
*Warung tersebut di bekingin preman2
* Orang berinisial (uj)adalah korlap atau pmilik warung trsbut .
Seorang penjual berinisial yang tidak mau di sebut kan namanya mengaku bahwa dirinya sudah berjualan lebih dari tiga hingga lima bulan terakhir. Ia bahkan mengaku merasa aman karena disebut-sebut ada pihak yang menjamin aktivitasnya. Penjual juga menyebut bahwa mendapat kan pemasokan obat dari orang Aceh atau orang yang menyediakan barang-barang tersebut.
Sementara itu, warga sekitar membenarkan bahwa banyak pembeli yang lalu lalang setiap hari ke lokasi tersebut. Mereka mengaku sangat resah dengan keberadaan tempat penjualan obat ilegal itu karena dianggap membahayakan generasi muda dan mengganggu ketertiban lingkungan.
“Setiap hari ada saja orang yang datang membeli.Kami sebagai warga bertanya-tanya, ke mana aparat yang berwajib? Kenapa tidak ada tindakan tegas?” ujar salah satu warga.
Masyarakat berharap aparat terkait segera turun tangan untuk menertibkan peredaran obat-obatan berbahaya tersebut sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.








