Dugaan Mark-Up Dana BOP 2025 di PKBM Ar Rizkiyah Zhilang, Pimpinan Diminta Bertanggung Jawab

Avatar photo

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Judul: Dugaan Mark-Up Dana BOP 2025 di PKBM Ar Rizkiyah Zhilang, Pimpinan Diminta Bertanggung Jawab

Bogor –mitrapolri.info  Dugaan pembengkakan atau mark-up anggaran Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Tahun 2025 mencuat di PKBM Ar Rizkiyah Zhilang. Lembaga pendidikan nonformal tersebut diketahui menerima anggaran sebesar Rp457.970.000 untuk program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C. Namun, berdasarkan hasil konfirmasi dan temuan di lapangan oleh tim awak media, penggunaan anggaran tersebut diduga tidak transparan dan memunculkan indikasi penyimpangan.

Dugaan tersebut menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, terutama karena dana BOP sejatinya diperuntukkan untuk menunjang kegiatan pendidikan warga belajar, mulai dari operasional pembelajaran, sarana pendidikan, hingga kebutuhan administrasi program kesetaraan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pihak menilai realisasi penggunaan anggaran tidak sebanding dengan kondisi kegiatan belajar maupun fasilitas yang tersedia di lapangan. Hal ini memunculkan dugaan adanya mark-up anggaran dalam pengelolaan dana BOP tahun anggaran 2025.

Baca Juga :  Ketua pokja wartawan KBB M raup menyatakan Pemimpin yang Takut Kritik Berarti Menyembunyikan sesuwatu

Situasi tersebut dinilai sangat mencoreng dunia pendidikan, khususnya pendidikan nonformal yang seharusnya menjadi harapan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur kesetaraan.

“Dana pendidikan seharusnya digunakan sepenuhnya untuk kepentingan warga belajar. Jika benar ada penyimpangan, ini sangat memalukan dan merugikan dunia pendidikan,” ungkap salah satu sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Sorotan tajam pun mengarah kepada pimpinan PKBM Ar Rizkiyah Zhilang, Sasmita A. Miharja, yang dinilai harus memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik terkait pengelolaan anggaran tersebut. Sebagai penanggung jawab lembaga, pimpinan dinilai memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan penggunaan dana secara transparan dan akuntabel.

Publik juga mempertanyakan bagaimana mekanisme pengawasan terhadap pengelolaan dana BOP di lembaga tersebut. Pasalnya, dana yang bersumber dari negara seharusnya diawasi secara ketat oleh dinas terkait agar tidak terjadi penyalahgunaan.

Baca Juga :  Aksi pelaku Pecah Kaca dan Gembos Ban ' Dibekuk Polres Cianjur, Kerugian Capai Rp4,1 Miliar

Jika dugaan ini benar, maka aparat penegak hukum dan instansi terkait diharapkan segera turun tangan melakukan audit serta pemeriksaan terhadap pengelolaan dana BOP di PKBM tersebut. Langkah ini penting guna memastikan bahwa anggaran pendidikan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.

Kasus dugaan penyimpangan dana pendidikan seperti ini tidak boleh dianggap sepele. Dunia pendidikan seharusnya menjadi ruang yang bersih dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pimpinan PKBM Ar Rizkiyah Zhilang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pembengkakan anggaran BOP tahun 2025 tersebut. Tim awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut guna mendapatkan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan.

( Red  )

Berita Terkait

Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Narkotika Jenis Etomidate
Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta
Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi
Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak
Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Narkotika Jenis Etomidate

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Berita Terbaru

Berita

Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Narkotika Jenis Etomidate

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:40 WIB