Dana BOP Tahun 2025 Diduga Jadi Ladang Keuntungan Ketua PKBM Annur Karimah Sukaresmi, Cianjur

Avatar photo

Senin, 13 Oktober 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dana BOP Tahun 2025 Diduga Jadi Ladang Keuntungan Ketua PKBM Annur Karimah Sukaresmi, Cianjur

Cianjur,mitrapolri.info-Program pemerintah yang seharusnya menjadi solusi bagi masyarakat putus sekolah, kini diduga disalahgunakan oleh oknum pengelola lembaga pendidikan non-formal. PKBM Annur Karimah yang berlokasi di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, disebut-sebut menjadikan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Kesetaraan Tahun Anggaran 2025 sebagai ladang keuntungan pribadi.

Dari hasil penelusuran dan investigasi lapangan, terungkap adanya indikasi kuat bahwa pengelolaan dana BOP di PKBM Annur Karimah sarat dengan praktik manipulasi data dan penyimpangan. Salah satu modus yang ditemukan adalah pencatatan peserta didik fiktif serta tidak terpenuhinya jam tatap muka kegiatan belajar mengajar (KBM) sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dilihat dari jumlah peserta didik yang dilaporkan di Dapodik, tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Hampir tidak ditemukan kegiatan belajar mengajar yang sepadan dengan data yang dilaporkan,” ungkap salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Respon Cepat Tangani Video Viral, Personel Sat Samapta Polres Cianjur Terima Penghargaan dari Kapolres

Lebih lanjut, sumber tersebut menyebut bahwa secara struktural Rizki Pemilianti tercatat sebagai kepala PKBM, namun pengelolaan keuangan dan keputusan strategis justru sepenuhnya dikendalikan oleh Ali Yusup, yang diduga menjadi aktor utama dalam pengaturan dana bantuan tersebut.

Dana BOP untuk program kesetaraan sendiri memiliki nilai cukup besar:

 

Paket A (setara SD): Rp 1.320.000 per peserta didik

Paket B (setara SMP): Rp 1.520.000 per peserta didik

Paket C (setara SMA): Rp 1.830.000 per peserta didik

Adapun PKBM Annur Karimah dilaporkan menerima total dana sebesar Rp 227.550.000 pada tahun anggaran 2025. Ironisnya, menurut pantauan di lapangan, nyaris tidak ada kegiatan belajar tatap muka (WB) yang berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  HUT RI ke-81 di Bandung Barat: Jeje Ritchie Ismail Tegaskan Kemerdekaan Harus Diterjemahkan dengan Kerja Nyata

Padahal, tujuan utama program BOP Kesetaraan adalah membantu masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan, terutama bagi pemuda yang putus sekolah agar dapat memperoleh ijazah setara pendidikan formal. Namun, realitas di lapangan menunjukkan program mulia ini justru diduga dijadikan ajang mencari keuntungan pribadi oleh oknum pengelola lembaga.

Kasus dugaan penyimpangan dana BOP di PKBM Annur Karimah ini diharapkan segera menjadi perhatian serius pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur dan Inspektorat, agar dilakukan audit menyeluruh terhadap laporan penggunaan dana serta kebenaran data peserta didik di sistem Dapodik

#Red/Budiman

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru