Galian C Diduga Ilegal Milik Kades Purwanto Gegerkan Kendal, Dugaan Beking Oknum Polisi Mencuat

Avatar photo

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Galian C Diduga Ilegal Milik Kades Purwanto Gegerkan Kendal, Dugaan Beking Oknum Polisi Mencuat

Kendal, Jawa Tengah,mitrapolri.info-Aktivitas galian C di Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, kembali menjadi sorotan tajam publik. Galian yang diduga milik Kepala Desa Purwanto ini disinyalir beroperasi tanpa izin resmi dan telah berjalan hampir dua tahun, memicu keresahan warga akibat dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Warga setempat melaporkan bahwa aktivitas galian tersebut menyebabkan erosi sungai, merusak ekosistem, serta meningkatkan risiko longsor. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan, mengingat lebih dari 70 rumah warga berada di sekitar lokasi dan terancam jika lereng di area galian mengalami ambruk.

Tak hanya soal perizinan dan kerusakan lingkungan, di lokasi juga diduga ditemukan penampungan BBM bersubsidi jenis solar dalam jumlah besar. Padahal, solar subsidi diperuntukkan bagi petani dan nelayan, bukan untuk kegiatan usaha tambang, terlebih yang berpotensi mencemari lingkungan.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Ciburayut Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Sinergi Ulama dan Umaro

Situasi semakin memanas saat tim media melakukan investigasi di lapangan. Dua orang yang mengaku sebagai anggota Polres Kendal tiba-tiba muncul dan diduga menghalangi kerja jurnalistik. Bahkan, nama oknum aparat disebut-sebut langsung di lokasi, memunculkan dugaan adanya upaya pembekingan terhadap aktivitas galian tersebut.

Kasus ini kemudian dibawa ke Mabes Polri. Melalui sambungan telepon, pihak Propam Mabes Polri menyatakan telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan keterlibatan oknum aparat serta potensi pelanggaran hukum yang terjadi. Propam menegaskan akan menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran disiplin maupun pidana.

Baca Juga :  *Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba*

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal mencatat bahwa aktivitas galian telah berdampak serius terhadap lingkungan sekitar. Lereng di bagian belakang lokasi galian disebut sudah menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan yang berpotensi memicu longsor besar.

Saat ini, lokasi galian C telah ditutup sementara dan pihak berwenang mulai melakukan klarifikasi serta meminta keterangan dari pihak-pihak terkait, termasuk kepala desa yang namanya disebut dalam kepemilikan galian tersebut.

Publik kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum.

Apakah kasus ini akan diusut hingga tuntas, atau justru kembali menjadi contoh tajam ke bawah namun tumpul ke atas?

Kasus galian C ini bukan sekadar soal tambang ilegal.

Ini menyangkut keselamatan warga, kerusakan lingkungan, dan integritas aparat penegak hukum.

Red

Berita Terkait

Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Narkotika Jenis Etomidate
Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta
Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi
Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak
Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Narkotika Jenis Etomidate

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Berita Terbaru

Berita

Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Narkotika Jenis Etomidate

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:40 WIB