Menu

Mode Gelap
Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico. Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang Pemilihan Ketua RW 05 Desa Pandansari Berlangsung Aman dan Lancar

Berita

SMP Plus Bina Prestasi Terkesan Banyak Masalah Layak Diperiksa.

badge-check


					SMP Plus Bina Prestasi Terkesan Banyak Masalah Layak Diperiksa. Perbesar

SMP Plus Bina Prestasi Terkesan Banyak Masalah Layak Diperiksa.

Subang,mitrapolri.info– SMP Plus Bina Prestasi, sebuah lembaga pendidikan menengah pertama yang berlokasi di Desa Kalemsari Kecamtan Compreng Kabupaten Subang. Lembaga tersebut tengah menjadi sorotan karena diduga memiliki sejumlah masalah yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait.

Mulai dari kebijakan pembelian seragam yang dinilai memberatkan para orang tua wali murid, tidak adanya papan nama lembaga, hingga praktik penjualan buku Lembar Kerja Siswa (LKS), menjadi catatan yang patut diperiksa.

Sejumlah wali murid mengeluhkan kebijakan sekolah yang mewajibkan pembelian seragam di tempat yang telah ditentukan dengan harga yang relatif mahal. Mereka menilai, kebijakan ini memberatkan ekonomi keluarga, terutama bagi mereka yang memiliki lebih dari satu anak yang bersekolah, dan minimya per ekonomian

“Kami merasa terpaksa membeli seragam di sekolah, padahal harganya lebih mahal dari di luar,” ujar salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya. “Kalau tidak beli di sekolah, katanya tidak sesuai dengan standar.”

Selain masalah seragam, SMP Plus Bina Prestasi juga disorot karena tidak memasang papan nama lembaga di depan sekolah. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai legalitas dan transparansi lembaga pendidikan tersebut.

“Kami bingung, kenapa sekolah ini tidak memasang papan nama,” ujar seorang Aktipis pengamat pendidikan. “Padahal, papan nama itu penting sebagai identitas dan informasi bagi masyarakat.”

Masalah lain yang menjadi perhatian adalah praktik penjualan buku LKS kepada siswa. Padahal, sesuai dengan peraturan pemerintah, sekolah tidak diperbolehkan menjual buku LKS kepada siswa, apalgi sudah adanya penerimaan dana (BOS) Biaya Oprasional Sekolah

“Kami dipaksa membeli buku LKS di sekolah dengan harga yang cukup mahal,” keluh seorang siswa SMP Plus Bina Prestasi. “Kalau tidak beli, katanya tidak bisa mengikuti pelajaran.”

Ketika tim media ini mau menemui Kepala Sekolah di kantornya, Namun sangat disayangkan kepala Sekolah tidak ada ditempat, malah ada ibu guru yang mengaku bendahar Sekolah dan sekaligus istri dari ketua yayan sekolah

Ketika disinggung terkait masalah tidak adanya papan Lembaga sekolah penjualan LKS dan Penjualan Seragam yang sangat kemahalan ia mengatakan dengan terbata bata terkesan ada yang di sembunyikan

“Sekolah ini sudah berjalan lama” Ucapnya Ibu guru Bendahara sekolah istri dari ketua yayasan sekolah, Ucapan yang terlalu singkat sambil muka memerah

Menanggapi hal ini, sejumlah aktivis Pengamat pendidikan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Forum Barisan Anti Korupsi, Agus Sirait ia mendesak agar Dinas Pendidikan setempat segera melakukan investigasi terhadap SMP Plus Bina Prestasi

(Ddng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico.

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama

13 Januari 2026 - 14:49 WIB

Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan

12 Januari 2026 - 09:21 WIB

Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian

12 Januari 2026 - 07:45 WIB

Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang

11 Januari 2026 - 09:36 WIB

Trending di Berita