Puncak Hajat Lembur dan Ruwat Kampung Sukamanah Digelar Meriah

Avatar photo

Minggu, 11 Januari 2026 - 05:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Hajat Lembur dan Ruwat Kampung Sukamanah Digelar Meriah

Bogor,mitrapolri.info– Puncak acara Hajat Lembur dan Ruwat Kampung Kampung Sukamanah, Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, berlangsung meriah dan penuh khidmat pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan yang digelar di Masjid dan halaman Masjid Nurul Khoirot ini dihadiri ratusan warga Kampung Sukamanah serta masyarakat dari luar kampung.

Rangkaian acara diawali dengan Ziarah Kubro ke maqom pendiri Kampung Sukamanah, dilanjutkan dengan Haul pendiri kampung RADEN SALEJA, keturunan Sukapura, beserta istrinya Uyut Lantisah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para leluhur sekaligus mempererat ikatan kebersamaan warga.

Acara kemudian dilanjutkan dengan khataman Al-Qur’an, dzikir dan ataqoh, serta pembacaan Marhaba yang turut menceritakan silsilah pendiri Kampung Sukamanah. Sejumlah keturunan Raden Saleja dan Uyut Lantisah dari wilayah Citeureup, Cigombong, hingga Kabupaten Bogor turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Galian C Diduga Ilegal di Kampung Nyalindung Disorot, Warga Minta Penindakan Tegas

Hajat Lembur dan Ruwat Kampung ini dipimpin oleh Ustadz Chep Kholil, tokoh masyarakat Kampung Sukamanah sekaligus penggagas acara. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat dan karunia-Nya, khususnya hasil pertanian warga Sukamanah yang melimpah.

“Selain sebagai ungkapan syukur, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi keturunan Bani Raden Saleja dan Uyut Lantisah serta mempererat persaudaraan antarwarga,” ujar Ustadz Chep Kholil.

Baca Juga :  Semarak HUT RI ke-81, Warga Kampung Babakan Cijayanti Gelar Perayaan Penuh Kebersamaan

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Tugujaya, Rifki Abdillah, yang mengapresiasi kekompakan masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi Hajat Lembur dan Ruwat Kampung sebagai bagian dari kearifan lokal dan budaya desa.

Menjelang akhir acara, panitia menghadirkan hasil bumi dan hasil tani warga sebagai simbol rasa syukur. Hasil tani tersebut kemudian dibagikan dan diambil warga secara bebas, yang disambut antusias, terutama oleh anak-anak.

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan Hajat Lembur dan Ruwat Kampung yang keempat, dan diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai tradisi yang memperkuat nilai religius, sosial, dan budaya masyarakat Kampung Sukamanah.

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru