Puncak Hajat Lembur dan Ruwat Kampung Sukamanah Digelar Meriah
Bogor,mitrapolri.info– Puncak acara Hajat Lembur dan Ruwat Kampung Kampung Sukamanah, Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, berlangsung meriah dan penuh khidmat pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan yang digelar di Masjid dan halaman Masjid Nurul Khoirot ini dihadiri ratusan warga Kampung Sukamanah serta masyarakat dari luar kampung.

Rangkaian acara diawali dengan Ziarah Kubro ke maqom pendiri Kampung Sukamanah, dilanjutkan dengan Haul pendiri kampung RADEN SALEJA, keturunan Sukapura, beserta istrinya Uyut Lantisah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para leluhur sekaligus mempererat ikatan kebersamaan warga.
Acara kemudian dilanjutkan dengan khataman Al-Qur’an, dzikir dan ataqoh, serta pembacaan Marhaba yang turut menceritakan silsilah pendiri Kampung Sukamanah. Sejumlah keturunan Raden Saleja dan Uyut Lantisah dari wilayah Citeureup, Cigombong, hingga Kabupaten Bogor turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Hajat Lembur dan Ruwat Kampung ini dipimpin oleh Ustadz Chep Kholil, tokoh masyarakat Kampung Sukamanah sekaligus penggagas acara. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat dan karunia-Nya, khususnya hasil pertanian warga Sukamanah yang melimpah.
“Selain sebagai ungkapan syukur, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi keturunan Bani Raden Saleja dan Uyut Lantisah serta mempererat persaudaraan antarwarga,” ujar Ustadz Chep Kholil.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Tugujaya, Rifki Abdillah, yang mengapresiasi kekompakan masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi Hajat Lembur dan Ruwat Kampung sebagai bagian dari kearifan lokal dan budaya desa.
Menjelang akhir acara, panitia menghadirkan hasil bumi dan hasil tani warga sebagai simbol rasa syukur. Hasil tani tersebut kemudian dibagikan dan diambil warga secara bebas, yang disambut antusias, terutama oleh anak-anak.
Kegiatan ini merupakan pelaksanaan Hajat Lembur dan Ruwat Kampung yang keempat, dan diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai tradisi yang memperkuat nilai religius, sosial, dan budaya masyarakat Kampung Sukamanah.








