Proyek Irigasi di Desa Cimandala Diduga Bermasalah, Anggaran Rp351 Juta Raib, Pekerjaan Terbengkalai

Avatar photo

Rabu, 22 Oktober 2025 - 02:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Irigasi di Desa Cimandala Diduga Bermasalah, Anggaran Rp351 Juta Raib, Pekerjaan Terbengkalai

Bogor,mitrapolri.info-Pembangunan proyek irigasi di Desa Cimandala, RT 05 RW 04, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, diduga kuat tidak sesuai spesifikasi teknis (spek) dan tidak mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB). Proyek dengan pagu anggaran Rp351.038.000,00 tersebut dikerjakan oleh PT Primerindo Multi Karya, dan bersumber dari APBD Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.

Hasil penelusuran tim media di lapangan memperlihatkan bahwa pembangunan irigasi itu dikerjakan asal-asalan dan kini terbengkalai. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, anggaran proyek telah habis, sehingga pekerjaan tidak dapat dilanjutkan.

Dari hasil investigasi, ditemukan bahwa dimensi saluran irigasi tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Galian yang seharusnya memiliki kedalaman Setengah meter, lebar bawah 60 sentimeter, Lebar atas 30 sentimeter, di lapangan justru tidak memenuhi ukuran tersebut. Pekerjaan terkesan dilakukan asal jadi tanpa kontrol pengawasan yang memadai.

Baca Juga :  Dugaan Pengoplosan LPG 3 Kg di Cinangka Bogor Disorot, Warga Pertanyakan Pengawasan APH

Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa proyek tersebut tidak dikerjakan sesuai standar dan berpotensi merugikan keuangan negara.

Hingga berita ini diturunkan, proyek irigasi Cimandala berhenti total. Informasi dari lapangan menyebutkan bahwa pelaksana proyek tidak memiliki modal lagi untuk melanjutkan pekerjaan. Dugaan kuat muncul bahwa anggaran telah terserap habis tanpa hasil yang sesuai perencanaan

Tim investigasi media mencoba mengonfirmasi Kasi Pengairan Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Bapak Ajis, untuk meminta keterangan resmi terkait mandeknya proyek tersebut. Namun sangat disayangkan, hingga berita ini diterbitkan tidak ada tanggapan ataupun klarifikasi yang diberikan.

Baca Juga :  Di duga Saepudin ks smps Mujahidin bertangan besi anggaran dipegang semua p2SP tidak di pungsikan 

Sikap diam dari pihak terkait semakin memperkuat dugaan adanya indikasi kelalaian dan lemahnya pengawasan dinas dalam pelaksanaan proyek.

Aktivis masyarakat Kabupaten Bogor menilai kasus ini harus segera mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Mereka menilai proyek yang bersumber dari dana APBD ini terkesan hanya menguntungkan oknum tertentu yang bermain di balik pekerjaan tersebut.

“Dana ini berasal dari pajak rakyat. Kalau dikerjakan asal-asalan seperti ini, jelas mencederai kepercayaan publik. Kami minta Pemkab Bogor dan aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan audit dan penyelidikan,” tegas salah satu aktivis Bogor saat ditemui di lokasi, Selasa (22/10/2025).

Aktivis juga menambahkan bahwa proyek seperti ini mencerminkan lemahnya sistem pengawasan dan transparansi dalam pengelolaan dana pembangunan daerah

Tim

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru