Menu

Mode Gelap
Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico. Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang Pemilihan Ketua RW 05 Desa Pandansari Berlangsung Aman dan Lancar

Berita

Program BLT DD Pada Tahun 2024 Desa Tanjungsari Diduga Tak Disalurkan, Warga Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Dana Desa

badge-check


					Program BLT DD Pada Tahun 2024 Desa Tanjungsari Diduga Tak Disalurkan, Warga Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Dana Desa Perbesar

Program BLT DD Pada Tahun 2024 Desa Tanjungsari Diduga Tak Disalurkan, Warga Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Dana Desa

Bogor,mitrapolri.info– Sejumlah warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, mengeluhkan tidak adanya penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) pada tahun 2024. Informasi ini disampaikan oleh warga yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan.

Menurut warga, dana BLT DD yang seharusnya menjadi hak masyarakat justru diduga tidak dialokasikan sebagaimana mestinya oleh Pemerintah Desa Tanjungsari. Warga juga menyebut adanya dugaan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi oknum tertentu, meski hal ini masih perlu pembuktian lebih lanjut dari aparat berwenang.

Ketika awak media mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada Kepala Desa Tanjungsari, Japar Maulana, upaya bertemu tidak membuahkan hasil. Kades disebut-sebut sulit dihubungi maupun ditemui untuk memberikan penjelasan resmi terkait dugaan tersebut.

Selain BLT DD, warga juga mempertanyakan kejelasan Program Ketahanan Pangan yang diwajibkan 20% dari Dana Desa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggunaan anggaran ketahanan pangan di Desa Tanjungsari disebut tidak transparan, tidak jelas pengelolaannya, dan tidak memberikan dampak signifikan bagi warga.

Beberapa sumber menyebut bahwa program yang seharusnya mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat itu tidak berkembang dan terkesan hanya menguntungkan segelintir orang di lingkaran pemerintah desa. Namun, hal ini masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak desa.

Warga berharap adanya audit dan penelusuran dari pihak Kecamatan Tanjungsari maupun Inspektorat Kabupaten Bogor untuk memastikan penggunaan Dana Desa tahun 2024 berjalan sesuai ketentuan dan tidak merugikan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Tanjungsari belum memberikan keterangan resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico.

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama

13 Januari 2026 - 14:49 WIB

Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan

12 Januari 2026 - 09:21 WIB

Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian

12 Januari 2026 - 07:45 WIB

Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang

11 Januari 2026 - 09:36 WIB

Trending di Berita