Peredaran Tramadol di Leles Garut Kian Mengkhawatirkan, Warga Keluhkan Minimnya Penindakan

Avatar photo

Senin, 8 Desember 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peredaran Tramadol di Leles Garut Kian Mengkhawatirkan, Warga Keluhkan Minimnya Penindakan

Garut – mitrapolri.info Peredaran obat keras daftar G, termasuk jenis tramadol, di kawasan Jalan Raya Leles No. 116, RT 01/RW 02, Desa Ciburial, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, semakin mengkhawatirkan. Aktivitas transaksi obat terlarang ini diduga berlangsung secara terang-terangan di sebuah warung yang disebut warga telah beroperasi cukup lama.
Warga menyoroti minimnya penindakan dari aparat penegak hukum setempat, terlebih lokasi dugaan peredaran obat tersebut tidak jauh dari kantor kepolisian—diperkirakan hanya sekitar 500 meter. Kondisi ini memunculkan dugaan masyarakat bahwa aktivitas tersebut seolah dibiarkan karena belum adanya langkah tegas di lapangan.

Baca Juga :  Kades Lemah Duhur Hadiri Peresmian Grand Opening Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) Yayasan Sahaba Khadija Islam

Beberapa warga yang ditemui di lokasi mengaku sangat resah, terutama karena sebagian pembeli diduga berasal dari kalangan pelajar atau anak di bawah umur.
“Kami heran kenapa belum ada tindakan. Padahal yang beli banyak anak sekolah. Ini sangat mengkhawatirkan,” ujar Asep, salah satu warga sekitar.

Selain mengganggu ketertiban lingkungan, peredaran obat keras tanpa izin resmi ini dikhawatirkan dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan masa depan generasi muda. Tramadol dan obat daftar G lainnya memiliki risiko ketergantungan serta efek samping serius apabila dikonsumsi tanpa pengawasan medis.
Warga berharap aparat terkait segera melakukan langkah konkret, mulai dari razia hingga penutupan permanen lokasi yang diduga menjual obat tersebut.

Baca Juga :  Sekda Ajat Rochmat Jatnika Dukung FWBS Gelar Aksi Penanaman Pohon

“Harapan kami warung itu ditutup total. Jangan sampai buka lagi. Ini demi keselamatan anak-anak dan lingkungan,” tambah Asep.
Masyarakat meminta perhatian serius dari aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk menertibkan dan menindak peredaran obat-obatan ilegal guna menjaga keamanan, kesehatan, dan masa depan generasi muda di wilayah Leles.
(Aris M)

Berita Terkait

Aliansi Jurnalis Bogor Gelar Bukber di Sate Gunung Pangrango, Matangkan Persiapan Santunan 450 Paket
Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Cimandala Sukaraja Bogor, Warga Keluhkan Minim Penanganan
Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Cimandala Sukaraja Bogor, Warga Keluhkan Minim Penanganan
Paguyuban Cipelang Herang Berbagi Takjil di Depan Pasar Cihideung kecamatan Cijeruk, Bogor .Jawa barat.Dukung Pedagang Lokal di Bulan Ramadhan
Aksi Humanis Personel Samapta Polres Jakbar Gotong Royong Bantu Pengendara Yang Terjebak Banjir di Jalan Panjang Kedoya Kebon Jeruk
Dugaan Mark-Up Dana BOP 2025 di PKBM Ar Rizkiyah Zhilang, Pimpinan Diminta Bertanggung Jawab
Dugaan Mark-Up Dana BOP 2025 di PKBM Ar Rizkiyah Zhilang, Pimpinan Diminta Bertanggung Jawab
Polres Metro Jakarta Barat Gelar Kegiatan Balap Lari Night Run Yang Sedang Viral, Ajak Remaja Isi Ramadan dengan Hal Positif

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:22 WIB

Aliansi Jurnalis Bogor Gelar Bukber di Sate Gunung Pangrango, Matangkan Persiapan Santunan 450 Paket

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:10 WIB

Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Cimandala Sukaraja Bogor, Warga Keluhkan Minim Penanganan

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:04 WIB

Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Cimandala Sukaraja Bogor, Warga Keluhkan Minim Penanganan

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:05 WIB

Paguyuban Cipelang Herang Berbagi Takjil di Depan Pasar Cihideung kecamatan Cijeruk, Bogor .Jawa barat.Dukung Pedagang Lokal di Bulan Ramadhan

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:12 WIB

Aksi Humanis Personel Samapta Polres Jakbar Gotong Royong Bantu Pengendara Yang Terjebak Banjir di Jalan Panjang Kedoya Kebon Jeruk

Berita Terbaru