Peredaran Obat Terlarang di Ciliwung Bandung Masih Berlanjut Meski Telah Beberapa Kali Dirazia

Avatar photo

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Peredaran Obat Terlarang di Ciliwung Bandung Masih Berlanjut Meski Telah Beberapa Kali Dirazia
Bandung – mitrapolri.info Peredaran obat-obatan terlarang seperti tramadol, eximer, dan jenis lainnya kembali menjadi sorotan di kawasan Jalan Ciliwung No. 29, Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan. Berdasarkan penelusuran tim media, aktivitas penjualan obat terlarang di warung yang berada di kawasan tersebut disebut-sebut masih berlangsung meskipun sudah beberapa kali dilakukan razia oleh aparat berwenang.

Seorang penjaga warung yang ditemui tim media mengaku telah berjualan sejak lama. Ia menuturkan bahwa aktivitas tersebut tetap berjalan sekalipun pernah dilakukan penertiban.
“Kami sudah lama berjualan. Meskipun pernah ada razia, kami tetap buka,” ujarnya. Ia juga mengklaim bahwa ada pihak-pihak tertentu yang membuat mereka merasa aman, namun informasi tersebut masih berupa pengakuan sepihak dan membutuhkan klarifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Baca Juga :  Proyek Revitalisasi SMAN 12 Pandeglang Disorot: Diduga Diborongkan ke Pihak Ketiga, Padahal Wajib Swakelola

Selain itu, penjaga warung juga menyebut adanya keterlibatan berbagai elemen, termasuk kelompok tertentu, dalam aktivitas di lokasi tersebut. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai hal tersebut.
Warga Resah dan Sudah Melapor ke Pihak Berwenang

Tim media juga mewawancarai seorang warga setempat, Udin Amirulloh, yang mengaku resah dengan keberadaan penjual obat terlarang di lingkungan mereka. Ia menuturkan bahwa warga khawatir keberadaan warung tersebut akan berdampak buruk bagi generasi muda, terutama para remaja serta anak-anak sekolah yang sering melintas di kawasan tersebut.
“Kami sebagai warga merasa risih. Sudah beberapa kali kami melapor ke pihak berwenang. Kami takut kegiatan ini berdampak pada anak-anak di sekitar sini,” ungkapnya.
Warga berharap tindakan tegas bisa segera dilakukan untuk mencegah peredaran obat-obatan terlarang yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.

Baca Juga :  Program P3-TGAI di Desa Lewibatu Rumpin Mampuh Ngairigasi 9 Hektar Sawah, Patani Ngaharepkeun Bantuan Lanjutan

Harapan Warga: Penindakan Tegas dan Berkelanjutan
Warga meminta aparat penegak hukum untuk meningkatkan intensitas pengawasan, melakukan penindakan secara tegas, dan memastikan tidak ada lagi aktivitas perdagangan obat berbahaya di wilayah tersebut.
Pemberantasan peredaran obat terlarang dinilai sangat penting karena dapat menimbulkan efek sosial yang luas, mulai dari meningkatnya angka penyalahgunaan obat hingga potensi kriminalitas yang bisa terjadi akibat dampak penggunaan obat-obatan tersebut.
.

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru