Menu

Mode Gelap
Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico. Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang Pemilihan Ketua RW 05 Desa Pandansari Berlangsung Aman dan Lancar

Berita

Peredaran Obat-obatan Tramadol, Eximer, dan Trihex Secara Ilegal Makin Merajalela di Kota Bekasi

badge-check


					Peredaran Obat-obatan Tramadol, Eximer, dan Trihex Secara Ilegal Makin Merajalela di Kota Bekasi Perbesar

Peredaran Obat-obatan Tramadol, Eximer, dan Trihex Secara Ilegal Makin Merajalela di Kota Bekasi

Kota Bekasi,mitrapolri.info– Peredaran obat-obatan terlarang seperti Tramadol, Eximer (Trihexyphenidyl), dan Trihex semakin mengkhawatirkan di wilayah Kota Bekasi. Meskipun termasuk dalam kategori obat keras yang memerlukan resep dokter, obat-obatan ini justru mudah didapatkan secara ilegal, terutama di kalangan remaja dan generasi muda.

Pantauan awak media ini di lapangan menunjukkan, obat-obatan tersebut dijual secara bebas di warung-warung kecil, toko obat tanpa izin, bahkan ada yang melalui COD.

Seperti di jln Caringin Bojong Menteng Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi. Para pengedar Obat tersebut Seolah tidak takut sama hukum,

“mereka memanfaatkan kelengahan aparat penegak hukum atau kah ada sengaja pembiaran dari APH!!!

Diduga kurangnya pengawasan dari pihak APH Setempat,sehingga peredaran obat obatan di Kota Bekasi makin merajalela.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi ini,” ujar seorang warga Bekasi yang enggan disebutkan namanya. “Anak-anak muda sekarang banyak yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang ini. Ini sangat merusak masa depan anak muda penerus bangsa.”

Penyalahgunaan Tramadol, Eximer, dan Trihex dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan, seperti gangguan saraf, kerusakan organ tubuh, bahkan kematian. Selain itu, penyalahgunaan obat-obatan ini juga dapat memicu tindakan kriminalitas dan gangguan keamanan lainnya.

Menanggapi hal ini, Lembaga (FBAN) Forum Barisan Anti Narkotika,Iskandar ia berharap pihak kepolisian dan dinas terkait harus melakukan penindakan untuk memberantas peredaran obat-obatan terlarang di Kota Bekasi. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang signifikan.dan terkesan di lindungi oleh APH

Seharusnya pihak kepolisian meningkatkan operasi memberantas peredaran obat obatan terlarang,  seperti Tramadol, Eximer, dan Trihex,” tegas seorang Aktipis pemberantasan narkotika. “Berantas mereka jangan berikan ruang gerak bagi para pengedar dan pengguna narkoba di wilayah Kota Bekasi.”

Selain penindakan secara hukum, APH harus berupaya memberikan pencegahan dan penyuluhan terhadap masyarakat baik. Kepada anak anak sekolah, mereka pihak kepolisian harus berperan aktif dalam memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan bahaya obat obatan terlarang berbahaya kepada generasi muda.

Pencegahan adalah kunci utama dalam memberantas narkoba,

#Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico.

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama

13 Januari 2026 - 14:49 WIB

Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan

12 Januari 2026 - 09:21 WIB

Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian

12 Januari 2026 - 07:45 WIB

Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang

11 Januari 2026 - 09:36 WIB

Trending di Berita