Pembangunan Gedung SMPN 3 Kadupandak Diduga Asal-Asalan, Upah Pekerja Tak Dibayar

Avatar photo

Rabu, 29 Oktober 2025 - 05:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Gedung SMPN 3 Kadupandak Diduga Asal-Asalan, Upah Pekerja Tak Dibayar

Cianjur,mitrapolri.info-Proyek pembangunan gedung sekolah di SMP Negeri 3 Kadupandak, yang berlokasi di Kampung Sukasirna RT 02 RW 03, menuai sorotan tajam dari warga setempat. Pasalnya, pelaksanaan proyek tersebut dinilai asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi teknis (spek).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, proyek pembangunan dengan pagu anggaran Rp190.937.699,84 yang bersumber dari APBD Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur itu dikerjakan oleh CV Natama Putra Mandiri. Namun, di lapangan, pekerjaan tersebut diduga disubkontrakkan (diborongkan) kembali kepada pihak lain, sehingga dana pembangunan “berceceran” dan hasil pekerjaan jauh dari standar.

Baca Juga :  Dewan Komisi IV DPRD Bogor H. Ading Berikan Bantuan Kursi Roda untuk Warga

Lebih parahnya lagi, sejumlah pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut mengaku belum menerima upah hingga saat ini. Akibatnya, proses pembangunan hampir terbengkalai dan warga sekitar pun mulai geram.

“Sekolah ini dibangun untuk mencerdaskan anak bangsa, tapi kenyataannya malah dikerjakan asal-asalan. Pekerjanya saja belum dibayar,” keluh salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga menilai pihak CV Natama Putra Mandiri tidak amanah dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai pelaksana proyek. Mereka mendesak pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur untuk segera turun tangan, memeriksa kejanggalan proyek tersebut, serta memberikan sanksi tegas kepada kontraktor yang dianggap lalai.

Baca Juga :  Dugaan Data Siswa Fiktif di SMP Miftahussaadah Pacet Jadi Sorotan, Operator Akui Data Ganda di Dapodik

“Kalau perusahaan seperti ini dibiarkan, pembangunan di Cianjur tidak akan pernah maju. Harus ada tindakan tegas dan kalau perlu dicoret dari daftar rekanan pemerintah,” tegas warga lainnya.

Pembangunan gedung sekolah semestinya menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan. Namun, praktik di lapangan justru mencoreng semangat tersebut ketika proyek dijalankan tanpa tanggung jawab dan jauh dari nilai profesional

Red

Berita Terkait

Susane Febriyati Suryakartalegawa, S.H.: Dari Majelis Adat Sumedanglarang hingga Suara Independen Kebijakan Publik
Apresiasi Masyarakat Untuk Polri Usut! Dugaan Korupsi dan TPPU Pengadaan Batu Bara ke PLTU 
Komisi Informasi Jabar Kabulkan Gugatan Warga, Pemdes Banyuasih Wajib Serahkan LPJ APBDes 2021–2023
Kuasa Hukum Korban Tegaskan Tolak Damai, Kasus Kekerasan Seksual Anak Terus Berproses
Awak Media Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek P3-TGAI di Desa Munjul, Hak Jawab Ketua Panitia dan Kepala Desa Masih Ditunggu
Revitalisasi SMP Siliwangi Mandiri Telan Anggaran Rp2,49 Miliar, Ketua Panitia Sebut Detail Proyek Diketahui Kepala Sekolah
Media Mitrapolri.info Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Irjen Pol Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. atas Amanah Baru sebagai Kapolda Jawa Barat
Kepala Desa Wargasari Ajak Warga Gotong Royong Perbaiki Saluran Cidadali Pasca bencana Pergeseran Tanah 2024

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:27 WIB

Susane Febriyati Suryakartalegawa, S.H.: Dari Majelis Adat Sumedanglarang hingga Suara Independen Kebijakan Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:43 WIB

Apresiasi Masyarakat Untuk Polri Usut! Dugaan Korupsi dan TPPU Pengadaan Batu Bara ke PLTU 

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:39 WIB

Komisi Informasi Jabar Kabulkan Gugatan Warga, Pemdes Banyuasih Wajib Serahkan LPJ APBDes 2021–2023

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kuasa Hukum Korban Tegaskan Tolak Damai, Kasus Kekerasan Seksual Anak Terus Berproses

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:22 WIB

Awak Media Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek P3-TGAI di Desa Munjul, Hak Jawab Ketua Panitia dan Kepala Desa Masih Ditunggu

Berita Terbaru