Pembangunan Gedung SMPN 3 Kadupandak Diduga Asal-Asalan, Upah Pekerja Tak Dibayar
Cianjur,mitrapolri.info-Proyek pembangunan gedung sekolah di SMP Negeri 3 Kadupandak, yang berlokasi di Kampung Sukasirna RT 02 RW 03, menuai sorotan tajam dari warga setempat. Pasalnya, pelaksanaan proyek tersebut dinilai asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi teknis (spek).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, proyek pembangunan dengan pagu anggaran Rp190.937.699,84 yang bersumber dari APBD Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur itu dikerjakan oleh CV Natama Putra Mandiri. Namun, di lapangan, pekerjaan tersebut diduga disubkontrakkan (diborongkan) kembali kepada pihak lain, sehingga dana pembangunan “berceceran” dan hasil pekerjaan jauh dari standar.

Lebih parahnya lagi, sejumlah pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut mengaku belum menerima upah hingga saat ini. Akibatnya, proses pembangunan hampir terbengkalai dan warga sekitar pun mulai geram.
“Sekolah ini dibangun untuk mencerdaskan anak bangsa, tapi kenyataannya malah dikerjakan asal-asalan. Pekerjanya saja belum dibayar,” keluh salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga menilai pihak CV Natama Putra Mandiri tidak amanah dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai pelaksana proyek. Mereka mendesak pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur untuk segera turun tangan, memeriksa kejanggalan proyek tersebut, serta memberikan sanksi tegas kepada kontraktor yang dianggap lalai.
“Kalau perusahaan seperti ini dibiarkan, pembangunan di Cianjur tidak akan pernah maju. Harus ada tindakan tegas dan kalau perlu dicoret dari daftar rekanan pemerintah,” tegas warga lainnya.
Pembangunan gedung sekolah semestinya menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan. Namun, praktik di lapangan justru mencoreng semangat tersebut ketika proyek dijalankan tanpa tanggung jawab dan jauh dari nilai profesional
Red








