Miris! Penjualan Tramadol Ilegal Berkedok Konter HP di Cikaret, Warga Minta Polsek Cianjur Kota Bertindak Tegas

Avatar photo

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miris! Penjualan Tramadol Ilegal Berkedok Konter HP di Cikaret, Warga Minta Polsek Cianjur Kota Bertindak Tegas

Cianjur,mitrapolri.info– Dugaan peredaran obat keras jenis tramadol tanpa izin edar kembali menjadi sorotan masyarakat. Kali ini, aktivitas tersebut diduga terjadi di wilayah Cikaret, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, dengan modus berkedok sebagai konter handphone.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, obat keras tersebut diduga diperjualbelikan secara bebas kepada berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang dewasa. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena tramadol merupakan obat yang penggunaannya harus berdasarkan resep dan pengawasan tenaga medis.

Baca Juga :  Pelantikan Suyudi Ario Seto Menjadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit di Istana Negara

Warga menilai maraknya peredaran obat keras tanpa izin edar dapat memberikan dampak buruk bagi generasi muda. Selain berisiko terhadap kesehatan, penyalahgunaan obat-obatan tersebut juga dikhawatirkan memicu berbagai permasalahan sosial dan tindak kriminalitas.

Masyarakat berharap aparat kepolisian, khususnya jajaran Polsek Cianjur Kota, segera melakukan penyelidikan dan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila ditemukan adanya pelanggaran. Langkah tegas dinilai penting untuk mencegah peredaran obat keras ilegal semakin meluas di lingkungan masyarakat.

Baca Juga :  Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 

Peredaran obat keras tanpa izin edar merupakan persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama. Warga berharap wilayah Cianjur dapat terbebas dari praktik penjualan obat-obatan ilegal demi menjaga keamanan, ketertiban, serta masa depan generasi muda.

“Jika dugaan tersebut benar, kami berharap aparat segera turun tangan agar peredaran obat keras ilegal tidak semakin meresahkan masyarakat,” ungkap salah seorang warga.

Red

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 
Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir
Ahli Waris Petani di Kutajaya Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 Juta Tanpa Potongan
Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan
Maraknya Peredaran Obat Keras Golongan G Tanpa Izin di Bojong Tegal Meresahkan Warga, APH Didesak Segera Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir

Berita Terbaru

Berita

Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:03 WIB