Kampung Palalangon Dilanda Banjir Akibat Banyak Villa Tak Beriziin, Minimnya Penghijauan Dikaki Gunung Salak

Avatar photo

Selasa, 30 September 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Palalangon Dilanda Banjir Akibat Banyak Villa Tak Beriziin, Minimnya Penghijauan Dikaki Gunung Salak

Bogor,mitrapolri.info-Masyarakat Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, khususnya yang berada di Kampung Palalangon RW 03 dan RW 04, kembali diterpa banjir saat musim hujan tiba. Banjir ini diduga kuat akibat maraknya pembangunan villa-villa liar yang tidak memiliki izin resmi serta tidak memperhatikan aspek lingkungan seperti saluran irigasi dan penghijauan.

Menurut warga, sedikitnya terdapat sekitar 47 bangunan villa di kawasan tersebut yang belum mengantongi izin resmi dari pemerintah. Selain ilegal, villa-villa tersebut juga tidak dilengkapi dengan sistem saluran air yang memadai dan nyaris tanpa area resapan air, sehingga menyebabkan limpasan air hujan langsung ke permukiman warga.

Baca Juga :  Gebyar Harjad Desa Muara Jaya ke-41 Semarakkan HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi 1448 Hijriah

“Villa-villa itu tidak punya izin dan juga tidak ada irigasi atau penghijauan. Jadi air dari atas langsung turun ke pemukiman. Benteng sekolah jebol, air masuk ke rumah-rumah warga. Kami jadi korban terus,” ungkap Jono, tokoh masyarakat setempat, saat diwawancarai di lokasi.

Melihat lambatnya respons dari pihak berwenang, warga setempat bersama Ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat akhirnya berinisiatif melakukan pelebaran saluran irigasi secara swadaya. Proyek tersebut sepenuhnya dikerjakan oleh masyarakat tanpa bantuan dari pemerintah desa maupun kecamatan.

Baca Juga :  Diduga Jadi Ajang Bancakan, Bantuan Program P3-TGAI di Kabupaten Bogor Disunat Oknum

“Kami sudah laporkan ke pihak desa dan kecamatan. Sekcam dan Camat memang pernah meninjau lokasi, tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut yang jelas. Kalau terus begini, kami akan ambil tindakan sendiri, bahkan menutup jalan jika perlu,” tegas Jono.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan menyelesaikan persoalan banjir dan menindak tegas pemilik villa-villa ilegal yang tidak bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Untuk mengeruk saluran Alhamdulillah kami di pasilitas dari yayasan al’fatih.

(Hadi firmansyah)

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru