Diduga Jadi Ajang Bancakan, Bantuan Program P3-TGAI di Kabupaten Bogor Disunat Oknum

Avatar photo

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Jadi Ajang Bancakan, Bantuan Program P3-TGAI di Kabupaten Bogor Disunat Oknum

 

Bogor,mitrapolri.info— Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan sarana irigasi pertanian kini menjadi sorotan publik. Bantuan yang disalurkan melalui pengajuan aplikasi khusus maupun jalur aspirasi reses anggota DPR RI diduga kuat diwarnai praktik pemotongan dana oleh sejumlah oknum tidak bertanggung jawab.

Investigasi Temukan Dugaan Potongan Dana di Berbagai Kawasan

Hasil penelusuran investigasi tim awak media di seluruh wilayah Kabupaten Bogor—meliputi kawasan Timur, Barat, Selatan, hingga Utara—menemukan pengakuan mengejutkan dari sejumlah kelompok tani penerima manfaat.

Menurut sumber dari kelompok tani, anggaran bantuan pada tahap pertama diduga telah dipotong atau “disunat” oleh oknum yang mengatasnamakan suruhan anggota DPR RI pusat. Nilai potongan yang terjadi diperkirakan mencapai Rp35 juta per kelompok. Tak hanya itu, potongan juga diduga terjadi untuk pihak Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dengan nominal bervariasi antara Rp5 juta hingga Rp10 juta, dengan dalih biaya pembuatan Surat Pertanggungjawaban (SPJ).

Baca Juga :  Pemerintah Desa Ciburayut Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Sinergi Ulama dan Umaro

Selain itu, terdapat indikasi pemberian alokasi dana untuk pihak pemerintah desa setempat dengan dalih “uang pengertian”, meskipun nominalnya belum dapat dipastikan secara pasti.

LSM Garda Anti Korupsi Jabar Berjanji Mengawal Hingga Tuntas

Menanggapi temuan investigasi tersebut, Ketua LSM Garda Anti Korupsi Jawa Barat, Pernando Silaban, S.H., M.H., memberikan pernyataan tegas. Pihaknya berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas dengan menerjunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan di lapangan.

“Kami akan mengawal kasus ini dan segera menurunkan anggota untuk melakukan investigasi menyeluruh di lapangan. Jika informasi ini benar dan terbukti ada unsur gratifikasi serta penyuapan, kami tidak akan pandang bulu. Kami pastikan kasus ini akan dilaporkan langsung ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena sangat merugikan keuangan negara dan rakyat,” jelas Pernando Silaban.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Sita Puluhan Botol Minuman Keras dalam Razia Tempat Hiburan Malam

Pernando menyayangkan jika program bantuan yang seharusnya meningkatkan kesejahteraan para petani justru dijadikan ajang “bancakan” atau pundi-pundi keuntungan oleh oknum tertentu.

Desak Aparat Penegak Hukum Segera Bertindak Responsif

Melihat dugaan pelanggaran hukum yang cukup serius, pihak media bersama LSM Garda Anti Korupsi mendesak aparat penegak hukum—mulai dari Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polda Jawa Barat, Kasatuan Penuntut Umum Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, hingga KPK—untuk segera mengambil langkah responsif.

Aparat diharapkan dapat segera memanggil, mengundang, serta melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait yang terlibat dalam penyaluran dan pengelolaan dana P3-TGAI di Kabupaten Bogor. Jika terbukti terjadi tindak pidana korupsi maupun gratifikasi, seluruh oknum yang terlibat harus ditindak tegas dan diproses hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku

Tim

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru