Menu

Mode Gelap
Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico. Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang Pemilihan Ketua RW 05 Desa Pandansari Berlangsung Aman dan Lancar

Berita

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Desa Suka Hurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, 

badge-check


					Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Desa Suka Hurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang,  Perbesar

 

Misteri Anggaran BUMDes Desa Suka Hurip: Warga Curiga Masuk Kantong Pribadi Kades”

Subang,mitrapolri.info– Desa Suka Hurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Jawa Barat, tengah menjadi sorotan setelah adanya pengaduan masyarakat yang disampaikan kepada Media MITRA POLRI terkait penggunaan anggaran desa tahun 2023–2024.

Berdasarkan hasil konfirmasi dengan Sekretaris Desa (Sekdes), disebutkan bahwa:

Anggaran fisik sudah diterapkan.

Anggaran untuk “membeler” sudah dibelanjakan untuk peralatan kebutuhan desa.

Anggaran untuk BUMDes disebut ada.

Namun, masyarakat menilai pernyataan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Warga menyampaikan bahwa peralatan desa seperti kursi, meja, komputer, maupun bangunan yang ada saat ini merupakan peninggalan dari kepala desa sebelumnya. Sementara itu, terkait anggaran BUMDes, warga menuding tidak berjalan dan mempertanyakan ke mana dana tersebut dialirkan.

Lebih jauh, masyarakat juga menduga pembangunan rumah pribadi Kepala Desa Suka Hurip dilakukan bersamaan dengan pembangunan desa. Bahkan, keramik yang dipasang di rumah Kepala Desa disebut-sebut sama persis dengan keramik yang digunakan pada pembangunan fasilitas desa. Hal ini memunculkan dugaan bahwa material pembangunan rumah pribadi kades menggunakan dana desa.

Atas dugaan tersebut, masyarakat meminta aparat penegak hukum, termasuk pihak Kejaksaan maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk turun tangan melakukan pengawasan, pemanggilan, dan pemeriksaan lebih lanjut terkait transparansi penggunaan anggaran desa.

“Ini uang rakyat, hasil dari pajak. Kami siap bertanggung jawab atas pengaduan ini,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya kepada Media MITRA POLRI.

Sementara itu, upaya awak media untuk mengonfirmasi langsung kepada Kepala Desa Suka Hurip belum berhasil. Sang kades disebut sulit ditemui maupun dihubungi.

(Dadang S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico.

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama

13 Januari 2026 - 14:49 WIB

Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan

12 Januari 2026 - 09:21 WIB

Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian

12 Januari 2026 - 07:45 WIB

Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang

11 Januari 2026 - 09:36 WIB

Trending di Berita