Bertaruh Nyawa di Atas Rakit, Warga Cidadap Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan Gantung

Avatar photo

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bertaruh Nyawa di Atas Rakit, Warga Cidadap Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan Gantung

 

Cianjur,mitrapolri.info– Keluhan warga Kampung Cidadap, Desa Sukakerta, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, mendadak menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi akses penyeberangan warga viral di media sosial.

Dalam video tersebut, warga menyampaikan harapan besar kepada Gubernur Jawa Barat, , yang akrab disapa KDM atau “Bapak Aing”, agar membantu merealisasikan pembangunan jembatan gantung yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

Pasalnya, hingga saat ini warga masih mengandalkan rakit sederhana untuk menyeberangi aliran Sungai Cibuni.

Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko, terutama saat debit air sungai meningkat akibat hujan deras. Ketika sungai meluap, aktivitas masyarakat terhambat bahkan bisa mengakibatkan perakit terputus.

Dampaknya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak yang hendak berangkat sekolah, ibu hamil yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan, hingga para petani yang harus mengangkut hasil pertanian mereka untuk dipasarkan.

Salah seorang pemuda Kampung Cidadap, Bang Bang Suryana, mengungkapkan bahwa perjuangan masyarakat untuk mendapatkan jembatan gantung sebenarnya telah berlangsung sejak tahun 2017.

Baca Juga :  Miris! Penjualan Tramadol Ilegal Berkedok Konter HP di Cikaret, Warga Minta Polsek Cianjur Kota Bertindak Tegas

“Kami sebagai pemuda yang ingin memajukan Kampung Cidadap sudah berusaha sejak tahun 2017 mengajukan pembangunan jembatan gantung ke Perkimtan Kabupaten Cianjur. Tahun 2021 kami kembali mengajukan dan bertemu dengan pejabat terkait.

Tahun 2023, 2024, hingga 2025 kami terus berupaya memasukkan proposal dan menemui beberapa kepala bidang yang berbeda.

Namun sampai hari ini belum ada realisasi pembangunan jembatan yang kami harapkan,” ujarnya.

Menurut Bang Bang Suryana, berbagai proposal dan permohonan telah diajukan secara resmi kepada instansi terkait. Namun pergantian pejabat maupun kepala bidang di lingkungan dinas terkait belum mampu menghasilkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat Kampung Cidadap.

Warga juga berharap Bupati Cianjur, , dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Menurut mereka, keberadaan jembatan gantung bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, melainkan menyangkut keselamatan dan keberlangsungan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Baca Juga :  WOWOWOW! DIDUGA PEREDARAN OBAT KERAS JENIS TRAMADOL MERAJALELA DI JALAN RAYA KOPO PURWAKARTA,PENEGAKAN HUKUM POLRES PURWAKARTA DI PERTAYAKAN

Selain itu, sejumlah warga menilai Pemerintah Desa Sukakerta yang seharusnya lebih aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.Namun hingga saat ini dari pemerintahan desa terkesan diam.

Mereka berharap kebutuhan dasar warga yang telah lama diperjuangkan ini tidak, Terus-menerus terabaikan.

Bagi masyarakat Kampung Cidadap, jembatan gantung merupakan akses vital yang akan membuka konektivitas wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, memudahkan akses pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan keselamatan warga saat melintasi Sungai Cibuni.

Kini, setelah video keluhan warga viral dan mendapat perhatian luas, masyarakat Kampung Cidadap berharap suara mereka dapat didengar oleh para pemangku kebijakan. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Cianjur maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera turun tangan dan merealisasikan pembangunan jembatan gantung yang telah dinanti selama bertahun-tahun.

“Harapan kami sederhana, hanya ingin memiliki akses penyeberangan yang aman dan layak untuk masyarakat. Semoga pemerintah dapat segera memberikan solusi nyata bagi warga Kampung Cidadap,” harap warga.

(Red/BS)

Berita Terkait

pemasangan kabel wifi tanpa izin dan pemberitahuan di cianjur selatan, jadi ancaman keselamatan kerja
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU dan Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat
Wujudkan Transparansi Anggaran, Revitalisasi SDN 2 Tapos Libatkan Warga Lokal
Warga Soroti Sisa Saldo BUMDes Sukajadi Mandiri Rp4 Juta, PJS Kades Sebut Laporan Keuangan Belum Dapat Diterima
Diduga Sarat Gratifikasi dan Korupsi, Program P3-TGAI Singa Endah di Curugbitung Didesak Diusut Aparat Penegak Hukum
Program P3-TGAI Cibeteng Muara Disoal: Dugaan Rangkap Jabatan, Material Tak Sesuai Spek, Hingga Potongan Anggaran
Program P3-TGAI Pancuran Mutiara Disambut Baik Petani Desa Curug Bogor
Peredaran Tramadol Diduga Kembali Menggila di Cimahi, Warga Berharap Aparat Bertindak Tegas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:23 WIB

pemasangan kabel wifi tanpa izin dan pemberitahuan di cianjur selatan, jadi ancaman keselamatan kerja

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:18 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU dan Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:43 WIB

Wujudkan Transparansi Anggaran, Revitalisasi SDN 2 Tapos Libatkan Warga Lokal

Senin, 27 Juli 2026 - 10:24 WIB

Warga Soroti Sisa Saldo BUMDes Sukajadi Mandiri Rp4 Juta, PJS Kades Sebut Laporan Keuangan Belum Dapat Diterima

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:46 WIB

Diduga Sarat Gratifikasi dan Korupsi, Program P3-TGAI Singa Endah di Curugbitung Didesak Diusut Aparat Penegak Hukum

Berita Terbaru