Menu

Mode Gelap
Pra-Musrenbang RKPD Kecamatan Ciampea Bahas Usulan Infrastruktur dan Pendidikan untuk Perencanaan 2027 Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico. Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang

Berita

Alat Berat Turun ke Lokasi Proyek Gajud RT 04 RW 08 Tanpa Koordinasi, RW dan Pihak Desa Tidak Mengetahui. 

badge-check


					Alat Berat Turun ke Lokasi Proyek Gajud RT 04 RW 08 Tanpa Koordinasi, RW dan Pihak Desa Tidak Mengetahui.  Perbesar

Alat Berat Turun ke Lokasi Proyek Gajud RT 04 RW 08 Tanpa Koordinasi, RW dan Pihak Desa Tidak Mengetahui. 

Pasir Jaya – (28 September 2025)

Bogor, mitrapolri.info-Turunnya alat berat ke lokasi proyek pembangunan turap (Gajud) senilai Rp 1,9.Milyar .di wilayah RT 04 RW 08, Pasir Jaya, mengundang tanda tanya besar dari warga dan aparatur setempat. Pasalnya, kedatangan alat berat tersebut tidak disertai koordinasi maupun pemberitahuan kepada lingkungan sekitar, termasuk Ketua RW setempat, pihak desa, dan Babinkamtibmas.

Menurut keterangan dari RW setempat saat diwawancarai, tidak ada pemberitahuan sebelumnya mengenai waktu maupun pihak yang mengawal kedatangan alat berat tersebut. Bahkan, RW wilayah perbatasan, yakni antara RW Ciburayut dan RW Lemahduhur, juga mengaku tidak mengetahui sama sekali perihal proyek tersebut.

“Turunnya alat berat ini tanpa ada konfirmasi. Saya sendiri sebagai RW tidak tahu siapa yang membawa dan mengawal alat berat itu. Informasi yang kami dapat, semua sudah diurus oleh oknum atau dalang yang mengatasnamakan masyarakat maupun RW .dan pengamanan lainnya.yang tidak jelas pertanggungjawabannya,” ujar rw di dua wilayah tersebut.

Kepala Desa Pasir Jaya pun mengaku tidak mengetahui terkait aktivitas proyek dan keberadaan alat berat tersebut. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, ia menyatakan belum menerima laporan atau permintaan izin resmi terkait pengerjaan proyek di wilayah tersebut.

Situasi ini menimbulkan kecurigaan dari berbagai pihak, terutama mengenai siapa sebenarnya yang melakukan pengamanan proyek tersebut. Bahkan, Kapolsek setempat dikabarkan akan turun langsung ke lokasi untuk meninjau dan mengklarifikasi kebenaran serta legalitas aktivitas yang terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait yang bertanggung jawab atas pengadaan dan pengamanan alat berat tersebut. Warga berharap adanya keterbukaan informasi serta koordinasi yang jelas agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pra-Musrenbang RKPD Kecamatan Ciampea Bahas Usulan Infrastruktur dan Pendidikan untuk Perencanaan 2027

14 Januari 2026 - 06:31 WIB

Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico.

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama

13 Januari 2026 - 14:49 WIB

Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan

12 Januari 2026 - 09:21 WIB

Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian

12 Januari 2026 - 07:45 WIB

Trending di Berita