Akses Jalan Penghubung Desa Ciburayut dan Ciburuy Lumpuh Total, Warga Keluhkan Kurangnya Sosialisasi

Avatar photo

Jumat, 10 Oktober 2025 - 02:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses Jalan Penghubung Desa Ciburayut dan Ciburuy Lumpuh Total, Warga Keluhkan Kurangnya Sosialisasi

Bogor,mitrapolri.info-10 Oktober 2025 – Akses jalan utama yang menghubungkan Desa Ciburayut dan Desa Ciburuy, tepatnya di wilayah proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Kampung Gajud RT 04, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, lumpuh total akibat adanya penutupan jalan mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Penutupan jalan tersebut mengejutkan warga dan para pengguna jalan, karena jalan itu merupakan akses vital untuk aktivitas sehari-hari, seperti antar jemput anak sekolah, ke pasar, maupun kegiatan ekonomi lainnya.

“Banyak pengendara yang tidak tahu kalau jalan ditutup. Kami baru tahu setelah sampai di lokasi dan harus putar balik,” ujar Dewi, salah seorang warga Desa Pasir Jaya.

Akibat penutupan ini, kendaraan roda dua terpaksa dialihkan melalui jalur kampung yang sempit, sedangkan kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas. Hal ini menyebabkan kemacetan dan mengganggu mobilitas warga.

Baca Juga :  Proyek Revitalisasi SMAN 12 Pandeglang Disorot: Diduga Diborongkan ke Pihak Ketiga, Padahal Wajib Swakelola

Ketika dikonfirmasi, mandor proyek menyatakan bahwa pemberitahuan penutupan jalan sebenarnya sudah disampaikan ke pihak Kapolsek, Danramil, Camat, dan pihak desa. Namun, surat resmi pemberitahuan tersebut hingga kini belum diserahkan ke kantor desa karena masih dalam bentuk file PDF.

“Nanti akan kami lampirkan surat pemberitahuannya ke desa,” ujarnya.

Warga menyayangkan kurangnya koordinasi dan sosialisasi dari pihak proyek. “Kenapa tidak diberitahu dari awal? Harusnya ada pemberitahuan dulu, bukan jalan sudah ditutup baru bicara surat,” tambah Dewi dengan nada kecewa.

Keluhan juga datang dari pelaku usaha kecil di sekitar lokasi. Roban, seorang pedagang warung, mengaku kehilangan pembeli akibat akses jalan yang ditutup. “Kalau jalan ditutup, siapa yang mau mampir ke warung saya?” ucapnya.

Baca Juga :  Petani Desa Neglasari Apresiasi Program P3-TGAI, Berharap Alokasi Lanjutan untuk Perluas Irigasi hingga 107 Hektar

Sementara itu, Wira, Ketua RT setempat, menyesalkan sikap pihak proyek yang terkesan mengabaikan lingkungan sekitar. Ia menyebut sejak awal pengerjaan proyek, belum ada data resmi mengenai para pekerja yang disampaikan ke RT.

“Seolah-olah tidak peduli dengan lingkungan. Kita khawatir kalau terjadi kecelakaan kerja atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya,” kata Wira.

Proyek TPT yang menelan anggaran sebesar Rp2,9 miliar ini kini menuai sorotan warga karena dinilai tidak memiliki etika komunikasi serta transparansi terhadap masyarakat sekitar.

Warga berharap pihak proyek segera melakukan koordinasi yang lebih baik serta menyampaikan informasi secara terbuka untuk menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

(Hadi Firmansyah)

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru