GURANDIL EMAS ILEGAL DI Kp. GUNUNG DAHU: SIAPA YANG TUTUP MATA?

Avatar photo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GURANDIL EMAS ILEGAL DI Kp. GUNUNG DAHU: SIAPA YANG TUTUP MATA?

 

BANTARKARET — NANGGUNG, 21 AGUSTUS 2026 — Di bawah bayang-bayang keserakahan, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, kini berubah menjadi medan maut. Penambangan emas ilegal — yang dikenal warga sebagai “gurandil” — di Kampung Gunung Dahu, di bawah kendali yang diduga milik Bapak Oman, beroperasi tanpa henti, tanpa izin, tanpa rasa takut, dan seolah-olah di bawah perlindungan tak kasat mata.

🚨 MAUT BERKELIARAN, SIAPA YANG PEDULI?

Lubang-lubang raksasa menganga di mana-mana. Tanah longsor kapan saja. Air sungai keruh beracun. Gas beracun mengintai di setiap lorong gelap. Warga takut, tapi diam. Aparat tahu, tapi seolah buta tuli. Galian ini bukan sekadar pelanggaran hukum — ini penjajahan terhadap keselamatan nyawa warga dan perampokan harta negara di siang bolong!

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU dan Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat

⚖️ HUKUM TERINJAK-INJAK, KEKUASAAN DIABAIKAN

UU Minerba No.3/2020 Pasal 158 tegas: penambangan tanpa izin = penjara hingga 5 tahun, denda Rp100 MILIAR. UU Lingkungan Hidup: pencemaran racun = penjara hingga 5 tahun, denda Rp10 MILIAR. Tapi di sini? Hukum jadi kertas bekas. Ancaman jadi angin lalu. Gurandil makin subur, makin besar, makin berani — karena merasa punya pelindung!

👁️ TUTUP MATA = BAGI HASIL?

Pertanyaan tajam untuk semua pihak berwenang:

Kepala Desa, Camat, Polres, Dinas ESDM — APA YANG KALIAN LAKUKAN?

Kenapa galian ini berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun beroperasi tanpa diganggu gugat? Apakah setiap lubang emas itu disertai “uang diam” yang membuat mata kalian tak bisa melihat bahaya di depan hidung sendiri?

📣 SERUAN KERAS UNTUK SEMUA PIHAK

Baca Juga :  Program P3-TGAI Desa Rabak Berhasil Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Petani Rasakan Manfaat Nyata

✅ Kepada aparat penegak hukum & pemerintah daerah: BERHENTI MENUTUP MATA! Segera turun ke lokasi, tutup paksa semua galian ilegal, amankan pelakunya, dan usut siapa yang melindungi mereka!

 

✅ Kepada warga: Jangan diam! Bahaya ini bukan milik orang lain — ini milik kalian, anak-anak kalian, tanah kalian! Lapor, bersuara, jangan biarkan keserakahan menelan nyawa kalian satu per satu!

 

✅ Kepada pengelola gurandil: Ketahuilah — emas yang kalian gali itu berdarah. Setiap butir yang kalian ambil adalah dosa atas kerusakan bumi, pencemaran air, dan nyawa yang terancam. Hukum Tuhan dan hukum negara takkan pernah tidur selamanya!

 

“Jika kebenaran tak bersuara, kejahatan akan berjalan tanpa hambatan. Tutup mata hari ini = tanggung jawab darah esok hari.”

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru