Satgas Gulbencal Yonzipur I/BB Mulai Pembangunan Jembatan Bailey di Desa Besilam Bukit Lembasa

Avatar photo

Jumat, 9 Januari 2026 - 01:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Gulbencal Yonzipur I/BB Mulai Pembangunan Jembatan Bailey di Desa Besilam Bukit Lembasa

 

Langkat,-mitrapolri.infoSatgas Gulbencal Yonzipur I/Bukit Barisan mulai pembangunan jembatan Bailey di Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini ditandai dengan tibanya seluruh peralatan jembatan di lokasi sebagai bagian dari kesiapan pelaksanaan pembangunan.

 

Peralatan jembatan Bailey yang tiba berjumlah 8 petak, terdiri dari 7 petak tipe 2-1 dari Yonzikon 14/SWS dan 1 petak tipe 2-1 dari Yonzipur 1/DD, dengan ukuran keseluruhan panjang 24 meter dan lebar 3,85 meter. Seluruh material diterima dalam kondisi lengkap dan siap digunakan untuk mendukung pembangunan jembatan.

Baca Juga :  Kapolsek Tamansari IPTU Agus Sapei, Awali Berbagai Kegiatan dengan Sholawat, Tunjukkan Keteladanan di Hari Pramuka ke-65

 

Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan, Satgas Gulbencal menyiapkan sejumlah alat kerja, antara lain 1 unit mobil crane 25 ton, 1 unit mobil long cargo, 1 unit mobil crane cargo, 1 unit dump truck, 1 unit mobil NPS, serta 1 unit SPM KLX. Kesiapan alat ini diharapkan dapat mendukung kelancaran setiap tahapan pekerjaan di lapangan.

 

Pembangunan jembatan Bailey ini juga didahului dengan rapat koordinasi lintas instansi yang membahas rencana pembangunan jembatan tipe 2-1 sebagai penghubung Desa Besilam Bukit Lembasa dan Desa Padang Tualang, tepatnya di Dusun IX Indah Sari. Rapat tersebut melibatkan unsur pemerintah kecamatan dan desa, TNI–Polri, serta perwakilan perusahaan dan instansi terkait.

Baca Juga :  Diduga Edarkan Rokok Tanpa Cukai, Dasuki alias Uki Jadi Sorotan di Subang

 

Dalam rapat koordinasi tersebut disepakati sejumlah poin penting, di antaranya rencana peninjauan ulang oleh tim teknis PUPR Kabupaten terhadap pembangunan pondasi jembatan berukuran 6 x 7 meter, pelaksanaan perakitan jembatan yang akan berjalan seiring dengan pembangunan pondasi, serta dukungan material dari PTPN IV dan PT LNK dengan kebutuhan alat berat berupa ekskavator dan crane.

 

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han) menyampaikan bahwa pengerahan Satgas Gulbencal merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat. “Pembangunan jembatan Bailey ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi, mendukung aktivitas ekonomi warga, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah,” ujarnya.

(Pendam I/BB)

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru