Pemdes Sukamanah Manfaatkan Anggaran Bankeu Kab Bogor untuk Rehabilitasi Kantor Desa
Bogor, mitrapolri.info — Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merealisasikan program Bantuan Keuangan untuk pembangunan Rehabilitasi Kantor Desa yang berlokasi di Kampung Cibucil, RT 002/RW 001.
Pembangunan yang memiliki volume 12 meter x 10 meter ini menggunakan anggaran sebesar Rp 250.000.000 (termasuk pajak) dan dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bersama masyarakat setempat.
Kades: Tingkatkan Kenyamanan Pelayanan Masyarakat
Kepala Desa Sukamanah, Hadi Sutardi, saat ditemui menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya rehabilitasi Kantor Desa tersebut.
“Alhamdulillah dengan adanya pembangunan rehabilitasi Kantor Desa ini, kami bisa melayani masyarakat dengan lebih nyaman. Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Desa Sukamanah, untuk tertib membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan di area Kantor Desa,” ujar Hadi.
Hadi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, terutama Bupati Bogor, atas turunnya program Bankeu.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Ibu Bupati, atas program Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa. Saya juga mengingatkan kepada Tim Pelaksana Kegiatan agar pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB),” tambahnya.
TPK: Rehabilitasi untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Sementara itu, TPK Desa Sukamanah yang ditemui pada Kamis (04/12/2025) menjelaskan bahwa pembangunan kantor desa ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pembangunan Kantor Desa baru ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan penataan kantor yang lebih rapi, masyarakat akan merasa nyaman saat mengurus administrasi maupun keperluan lainnya. Papan proyek juga sudah kami pasang di sekitar lokasi pekerjaan,” ujar perwakilan TPK.
Dengan adanya rehabilitasi kantor desa ini, Pemdes Sukamanah berharap pelayanan publik semakin efektif dan kegiatan pemerintahan desa dapat berjalan optimal.
(A. Miptah)








