Menu

Mode Gelap
Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico. Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang Pemilihan Ketua RW 05 Desa Pandansari Berlangsung Aman dan Lancar

Berita

Peredaran Obat Terlarang di Ciliwung Bandung Masih Berlanjut Meski Telah Beberapa Kali Dirazia

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Peredaran Obat Terlarang di Ciliwung Bandung Masih Berlanjut Meski Telah Beberapa Kali Dirazia
Bandung – mitrapolri.info Peredaran obat-obatan terlarang seperti tramadol, eximer, dan jenis lainnya kembali menjadi sorotan di kawasan Jalan Ciliwung No. 29, Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan. Berdasarkan penelusuran tim media, aktivitas penjualan obat terlarang di warung yang berada di kawasan tersebut disebut-sebut masih berlangsung meskipun sudah beberapa kali dilakukan razia oleh aparat berwenang.

Seorang penjaga warung yang ditemui tim media mengaku telah berjualan sejak lama. Ia menuturkan bahwa aktivitas tersebut tetap berjalan sekalipun pernah dilakukan penertiban.
“Kami sudah lama berjualan. Meskipun pernah ada razia, kami tetap buka,” ujarnya. Ia juga mengklaim bahwa ada pihak-pihak tertentu yang membuat mereka merasa aman, namun informasi tersebut masih berupa pengakuan sepihak dan membutuhkan klarifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Selain itu, penjaga warung juga menyebut adanya keterlibatan berbagai elemen, termasuk kelompok tertentu, dalam aktivitas di lokasi tersebut. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai hal tersebut.
Warga Resah dan Sudah Melapor ke Pihak Berwenang

Tim media juga mewawancarai seorang warga setempat, Udin Amirulloh, yang mengaku resah dengan keberadaan penjual obat terlarang di lingkungan mereka. Ia menuturkan bahwa warga khawatir keberadaan warung tersebut akan berdampak buruk bagi generasi muda, terutama para remaja serta anak-anak sekolah yang sering melintas di kawasan tersebut.
“Kami sebagai warga merasa risih. Sudah beberapa kali kami melapor ke pihak berwenang. Kami takut kegiatan ini berdampak pada anak-anak di sekitar sini,” ungkapnya.
Warga berharap tindakan tegas bisa segera dilakukan untuk mencegah peredaran obat-obatan terlarang yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.

Harapan Warga: Penindakan Tegas dan Berkelanjutan
Warga meminta aparat penegak hukum untuk meningkatkan intensitas pengawasan, melakukan penindakan secara tegas, dan memastikan tidak ada lagi aktivitas perdagangan obat berbahaya di wilayah tersebut.
Pemberantasan peredaran obat terlarang dinilai sangat penting karena dapat menimbulkan efek sosial yang luas, mulai dari meningkatnya angka penyalahgunaan obat hingga potensi kriminalitas yang bisa terjadi akibat dampak penggunaan obat-obatan tersebut.
.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico.

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama

13 Januari 2026 - 14:49 WIB

Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan

12 Januari 2026 - 09:21 WIB

Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian

12 Januari 2026 - 07:45 WIB

Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang

11 Januari 2026 - 09:36 WIB

Trending di Berita