Menu

Mode Gelap
Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico. Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang Pemilihan Ketua RW 05 Desa Pandansari Berlangsung Aman dan Lancar

Berita

Pembangunan Asal Jadi Tanpa Papan Informasi, Dana Desa dan Bankeu Ciburayut Diduga Bermasalah

badge-check


					Pembangunan Asal Jadi Tanpa Papan Informasi, Dana Desa dan Bankeu Ciburayut Diduga Bermasalah Perbesar

Pembangunan Asal Jadi Tanpa Papan Informasi, Dana Desa dan Bankeu Ciburayut Diduga Bermasala

Bogor,mitrapolri.info– Dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa (DD) di Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, kembali mencuat. Pembangunan di Kampung Padurenan RT 07 RW 04 dinilai asal-asalan dan tanpa papan informasi proyek sebagaimana diatur dalam aturan keterbukaan publik.

Kondisi ini menimbulkan kecurigaan masyarakat bahwa pemerintah desa tidak transparan dalam mengelola anggaran Dana Desa. Padahal, setiap proyek wajib mencantumkan papan kegiatan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.

Selain itu, program ketahanan pangan sebesar 20% dari Dana Desa juga disorot warga. Program yang seharusnya dijalankan untuk memperkuat sektor ekonomi masyarakat desa tersebut justru tidak terlihat hasilnya. Menurut sumber warga, sejak tahun 2023 hingga 2025, pelaksanaan program tersebut tidak jelas arah dan manfaatnya.

“Kami tidak tahu program ketahanan pangan itu seperti apa, dan siapa yang mengelola. Sejak lama tidak ada penjelasan dari pihak desa,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Ciburayut, Duloh, tidak membuahkan hasil. Saat didatangi ke kantor desa, yang bersangkutan tidak berada di tempat, dan ketika dihubungi melalui telepon juga tidak merespons. Hal serupa juga terjadi ketika awak media mencoba menghubungi Sekretaris Desa Ciburayut, yang hingga kini belum memberikan keterangan resmi.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum (APH) dan Inspektorat Kabupaten Bogor segera turun tangan melakukan audit dan pemeriksaan terhadap pengelolaan Dana Desa di Ciburayut.

“Dana Desa itu milik rakyat. Jangan sampai dijadikan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tegas warga lainnya.

Publik menuntut agar transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Dana Desa benar-benar ditegakkan, demi mencegah terulangnya dugaan penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico.

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama

13 Januari 2026 - 14:49 WIB

Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan

12 Januari 2026 - 09:21 WIB

Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian

12 Januari 2026 - 07:45 WIB

Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang

11 Januari 2026 - 09:36 WIB

Trending di Berita