Alat Berat Turun ke Lokasi Proyek Gajud RT 04 RW 08 Tanpa Koordinasi, RW dan Pihak Desa Tidak Mengetahui. 

Avatar photo

Senin, 29 September 2025 - 02:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat Berat Turun ke Lokasi Proyek Gajud RT 04 RW 08 Tanpa Koordinasi, RW dan Pihak Desa Tidak Mengetahui. 

Pasir Jaya – (28 September 2025)

Bogor, mitrapolri.info-Turunnya alat berat ke lokasi proyek pembangunan turap (Gajud) senilai Rp 1,9.Milyar .di wilayah RT 04 RW 08, Pasir Jaya, mengundang tanda tanya besar dari warga dan aparatur setempat. Pasalnya, kedatangan alat berat tersebut tidak disertai koordinasi maupun pemberitahuan kepada lingkungan sekitar, termasuk Ketua RW setempat, pihak desa, dan Babinkamtibmas.

Menurut keterangan dari RW setempat saat diwawancarai, tidak ada pemberitahuan sebelumnya mengenai waktu maupun pihak yang mengawal kedatangan alat berat tersebut. Bahkan, RW wilayah perbatasan, yakni antara RW Ciburayut dan RW Lemahduhur, juga mengaku tidak mengetahui sama sekali perihal proyek tersebut.

Baca Juga :  Peresmian Tugu Kujang di Saung Penca, Kades Banjarwangi Dapat Penghormatan

“Turunnya alat berat ini tanpa ada konfirmasi. Saya sendiri sebagai RW tidak tahu siapa yang membawa dan mengawal alat berat itu. Informasi yang kami dapat, semua sudah diurus oleh oknum atau dalang yang mengatasnamakan masyarakat maupun RW .dan pengamanan lainnya.yang tidak jelas pertanggungjawabannya,” ujar rw di dua wilayah tersebut.

Kepala Desa Pasir Jaya pun mengaku tidak mengetahui terkait aktivitas proyek dan keberadaan alat berat tersebut. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, ia menyatakan belum menerima laporan atau permintaan izin resmi terkait pengerjaan proyek di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Situasi ini menimbulkan kecurigaan dari berbagai pihak, terutama mengenai siapa sebenarnya yang melakukan pengamanan proyek tersebut. Bahkan, Kapolsek setempat dikabarkan akan turun langsung ke lokasi untuk meninjau dan mengklarifikasi kebenaran serta legalitas aktivitas yang terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait yang bertanggung jawab atas pengadaan dan pengamanan alat berat tersebut. Warga berharap adanya keterbukaan informasi serta koordinasi yang jelas agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Tim

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru