Peredaran Obat-obatan Tramadol, Eximer, dan Trihex Secara Ilegal Makin Merajalela di Kota Bekasi

Avatar photo

Senin, 25 Agustus 2025 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peredaran Obat-obatan Tramadol, Eximer, dan Trihex Secara Ilegal Makin Merajalela di Kota Bekasi

Kota Bekasi,mitrapolri.info– Peredaran obat-obatan terlarang seperti Tramadol, Eximer (Trihexyphenidyl), dan Trihex semakin mengkhawatirkan di wilayah Kota Bekasi. Meskipun termasuk dalam kategori obat keras yang memerlukan resep dokter, obat-obatan ini justru mudah didapatkan secara ilegal, terutama di kalangan remaja dan generasi muda.

Pantauan awak media ini di lapangan menunjukkan, obat-obatan tersebut dijual secara bebas di warung-warung kecil, toko obat tanpa izin, bahkan ada yang melalui COD.

Seperti di jln Caringin Bojong Menteng Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi. Para pengedar Obat tersebut Seolah tidak takut sama hukum,

“mereka memanfaatkan kelengahan aparat penegak hukum atau kah ada sengaja pembiaran dari APH!!!

Baca Juga :  HUT RI ke-81 di Bandung Barat: Jeje Ritchie Ismail Tegaskan Kemerdekaan Harus Diterjemahkan dengan Kerja Nyata

Diduga kurangnya pengawasan dari pihak APH Setempat,sehingga peredaran obat obatan di Kota Bekasi makin merajalela.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi ini,” ujar seorang warga Bekasi yang enggan disebutkan namanya. “Anak-anak muda sekarang banyak yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang ini. Ini sangat merusak masa depan anak muda penerus bangsa.”

Penyalahgunaan Tramadol, Eximer, dan Trihex dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan, seperti gangguan saraf, kerusakan organ tubuh, bahkan kematian. Selain itu, penyalahgunaan obat-obatan ini juga dapat memicu tindakan kriminalitas dan gangguan keamanan lainnya.

Menanggapi hal ini, Lembaga (FBAN) Forum Barisan Anti Narkotika,Iskandar ia berharap pihak kepolisian dan dinas terkait harus melakukan penindakan untuk memberantas peredaran obat-obatan terlarang di Kota Bekasi. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang signifikan.dan terkesan di lindungi oleh APH

Baca Juga :  PIP SMAS Al-Jihad Bogor Dipertanyakan! Selisih 177 Siswa Capai Rp315,9 Juta, APH Diminta Turun Tangan

Seharusnya pihak kepolisian meningkatkan operasi memberantas peredaran obat obatan terlarang,  seperti Tramadol, Eximer, dan Trihex,” tegas seorang Aktipis pemberantasan narkotika. “Berantas mereka jangan berikan ruang gerak bagi para pengedar dan pengguna narkoba di wilayah Kota Bekasi.”

Selain penindakan secara hukum, APH harus berupaya memberikan pencegahan dan penyuluhan terhadap masyarakat baik. Kepada anak anak sekolah, mereka pihak kepolisian harus berperan aktif dalam memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan bahaya obat obatan terlarang berbahaya kepada generasi muda.

Pencegahan adalah kunci utama dalam memberantas narkoba,

#Red

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru