Sosialisasi Pencegahan Narkotika dan Judi Online di SMAN 1 Kajen, Sat Binmas Juga Binluh Keselamatan Berlalu Lintas

Avatar photo

Selasa, 15 Juli 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan,Jateng,Mitrapolri.info-Dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari pengaruh negatif, Polres Pekalongan melalui Satuan Binmas melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan narkotika dan judi online di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kajen, Kabupaten Pekalongan, Selasa (15/07/2025). Kegiatan ini berlangsung pada Selasa pagi dan dihadiri oleh para guru serta ratusan siswa-siswi SMAN 1 Kajen.

Tim sosialisasi dipimpin oleh KBO Sat Binmas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H., beserta anggota Sat Binmas lainnya. Dalam paparannya, Iptu Suwarti menyampaikan pentingnya kesadaran pelajar akan bahaya penyalahgunaan narkotika dan dampak negatif dari praktik judi online yang semakin marak di kalangan remaja. Ia juga menekankan peran aktif sekolah dan keluarga dalam memberikan pengawasan serta pendidikan karakter sejak dini.

Baca Juga :  Penegasan Divhumas Polri Dalam Memberikan Pelayanan Penyampaian Aspirasi

Materi yang disampaikan meliputi pemahaman tentang jenis-jenis narkotika, dampak hukum dan kesehatan dari penggunaannya, serta modus operandi peredaran narkoba yang kerap menyasar generasi muda. Tak hanya itu, siswa juga diberikan edukasi tentang bahaya judi online yang bisa merusak masa depan dan menyebabkan kecanduan serta kerugian finansial.

Selain materi bahaya narkoba dan judi online, tim dari Polres Pekalongan juga memberikan penyuluhan terkait Operasi Patuh Candi 2025 dan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Hal ini bertujuan agar siswa lebih disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri dan orang lain di jalan raya.

Baca Juga :  Bupati Sumedang Diperiksa Ombudsman Jabar Atas Dugaan Mengulur Waktu Pelelangan Geothermal Tampomas

Kegiatan sosialisasi ini disambut baik oleh pihak sekolah. Para guru dan siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan untuk membentengi siswa dari berbagai pengaruh negatif yang mengancam masa depan mereka.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelajar SMAN 1 Kajen mampu menjadi generasi yang cerdas, sadar hukum, serta mampu menjaga diri dari penyalahgunaan narkotika dan praktik judi online. Polres Pekalongan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari ancaman tindak pidana yang dapat merusak moral dan masa depan bangsa.

#Red

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru