Pustu Desa Sukaraharja Kian Memprihatinkan, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan

Avatar photo

Jumat, 28 November 2025 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pustu Desa Sukaraharja Kian Memprihatinkan, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan

Cianjur,mitrapolri.info— Harapan besar disampaikan warga Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, agar pemerintah daerah segera memperbaiki Pusat Kesehatan Terpadu (Pustu) yang kini kondisinya semakin mengkhawatirkan. Bangunan yang selama bertahun-tahun menjadi tumpuan masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan dasar itu kini mengalami kerusakan serius dan jauh dari kata layak.

Pantauan di lokasi menggambarkan kondisi yang cukup memprihatinkan. Dinding bangunan terlihat keropos, atap mengalami banyak kebocoran, serta bagian konstruksi kayu tampak rapuh akibat termakan usia. Situasi di dalam ruangan bahkan lebih berat: atap berlubang lebar, rangka kayu patah, genteng hilang, dan plafon jebol di beberapa titik hingga materialnya kerap berjatuhan.

Baca Juga :  Bersama Masyarakat pungkasnya – Pemerintah Pemdes Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor,

Dalam keadaan seperti ini, masyarakat merasa was-was memanfaatkan fasilitas tersebut. Padahal, Pustu menjadi tempat pertama yang mereka datangi untuk mendapatkan pemeriksaan maupun pertolongan medis awal.

Kepala Desa Sukaraharja, Budi Rahman, menegaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan kondisi ini kepada instansi terkait, mengingat perbaikan Pustu sudah tidak bisa ditunda lagi.

“Bangunan Pustu sudah sangat lapuk, beberapa bagian bahkan membahayakan. Kami berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan atau pembangunan kembali. Warga sangat membutuhkan fasilitas kesehatan yang aman, layak, dan nyaman,” ungkap Budi, Jumat (28/11/25).

Ia menambahkan, jarak menuju Puskesmas maupun rumah sakit cukup jauh, sehingga keberadaan Pustu di desa sangat vital. Dalam kondisi darurat, warga kerap kesulitan membawa pasien karena akses dan jarak yang tidak dekat.

Baca Juga :  Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

“Kalau ada warga sakit atau darurat, sering kali pasien harus dibawa dengan cara ditandu atau digotong. Tentu ini menjadi beban tersendiri bagi masyarakat,” jelasnya.

Kerusakan yang terus memburuk membuat masyarakat semakin khawatir, terutama jika bangunan tiba-tiba ambruk atau tidak bisa difungsikan lagi. Mereka berharap adanya respons cepat sebelum pelayanan kesehatan di desa terhenti total.

Warga Desa Sukaraharja menyerukan agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, sebab fasilitas kesehatan yang layak bukan sekadar kebutuhan, tetapi hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi.

Red

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru