Prabowo Prihatin Kasus Korupsi MBG, Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pelaku yang Khianati Rakyat

Avatar photo

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Prihatin Kasus Korupsi MBG, Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pelaku yang Khianati Rakyat

 

Jakarta,mitrapolri.info-Pasca ditetapkannya mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua wakilnya sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinannya saat berpidato di hadapan para mitra Badan Gizi Nasional.

 

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengaku prihatin dan kecewa atas munculnya dugaan penyimpangan dalam program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia.

Baca Juga :  Diduga Tidak Transparan Dana BOS, serta ada dugaaan manipulasi spj bos th 2025 Kepala SD Negeri 2 Parung kokosa Tatang Hidayat jadi sorotan Disorot

 

Menurut Presiden, kepercayaan yang telah diberikan kepada para pejabat dan mitra pelaksana program harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa setiap pihak yang terbukti melakukan kecurangan, penyalahgunaan wewenang, atau tindakan korupsi dalam program MBG harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

 

Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat aparat penegak hukum dalam memberantas berbagai bentuk korupsi. Tidak hanya pejabat negara, mitra pelaksana program yang terbukti bermain curang atau merugikan masyarakat juga akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Akibat Pengendara Tidak Sabar, Kemacetan Parah Terjadi di Pertigaan Cigombong 

 

“Program Makan Bergizi Gratis adalah program untuk rakyat. Jangan ada yang mencoba mengambil keuntungan pribadi dari hak masyarakat. Pemerintah akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan korupsi,” tegas Presiden.

 

Pernyataan tersebut mendapat perhatian luas karena menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program strategis nasional, sekaligus memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Berita Terkait

Korlantas Gelar Pelaksanaan Operasi Patuh 2026 Dimulai 8 hingga 21 Juni 2026.
Rupiah Semakin Melemah, Rakyat Tambah Menderita Pemerintah Tutup Mata
Pemdes Salamnunggal Salurkan BLT Dana Desa Tahap II Tahun 2026 kepada 23 KPM
Bah Abing Cakades TuguJaya Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila
Milad ke-3 PERSADIN Perkuat Profesionalisme Advokat kepada Masyarakat
SMKN 2 Cihara Siapkan SPMB 2026 dan Perkuat Mutu Pendidikan Berkualitas
DITTIPIDTER BARESKRIM POLRI GELEDAH PERUSAHAAN EKSPOR SAWIT TERKAIT DUGAAN UNDER INVOICING
Ditressiber Polda Metro Jaya Bongkar Konten Asusila via Live Streaming

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:18 WIB

Prabowo Prihatin Kasus Korupsi MBG, Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pelaku yang Khianati Rakyat

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:15 WIB

Korlantas Gelar Pelaksanaan Operasi Patuh 2026 Dimulai 8 hingga 21 Juni 2026.

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Rupiah Semakin Melemah, Rakyat Tambah Menderita Pemerintah Tutup Mata

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:10 WIB

Pemdes Salamnunggal Salurkan BLT Dana Desa Tahap II Tahun 2026 kepada 23 KPM

Senin, 1 Juni 2026 - 09:34 WIB

Bah Abing Cakades TuguJaya Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila

Berita Terbaru