PMI Ilegal Tewas di Arab Saudi, Nama PT Bahtera Tulus Karya Terseret — Dugaan Human Trafficking Menguat di Cianjur

Avatar photo

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMI Ilegal Tewas di Arab Saudi, Nama PT Bahtera Tulus Karya Terseret — Dugaan Human Trafficking Menguat di Cianjur

Cianjur,mitrapolri.info– Dugaan praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Kabupaten Cianjur kembali menjadi sorotan tajam publik. Kasus meninggalnya seorang PMI asal Cibeber, Kabupaten Cianjur, Sulastri binti Utis Sutisna, di Arab Saudi, kini menyeret nama PT Bahtera Tulus Karya yang diduga dicatut oleh sponsor pemberangkatan.

Ironisnya, korban disebut diberangkatkan ke Arab Saudi di tengah moratorium penempatan PMI ke negara tersebut yang hingga kini masih diberlakukan pemerintah.

Fakta ini memunculkan dugaan kuat adanya pengiriman PMI ilegal yang melanggar aturan dan mengabaikan keselamatan tenaga kerja.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, almarhumah Sulastri disinyalir menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau human trafficking.

Baca Juga :  Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme, Ada Temuan Latihan Tembak

Korban diduga diberangkatkan tidak melalui prosedur resmi dan jalur legal sebagaimana diatur dalam sistem penempatan PMI oleh negara.

Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sekaligus menimbulkan tanda tanya besar terkait siapa pihak sponsor sebenarnya dan bagaimana mungkin korban bisa diberangkatkan dengan mencatut nama perusahaan resmi di tengah larangan pemerintah.

Kecurigaan keluarga semakin menguat saat proses pemulangan jenazah. Alih-alih menghadirkan pihak pt bahtera langsung malah pihak pt bahtera mengedepankan Aparat Penegak Hukum (APH) bandara atau kepolisian bandara, yang mengutus oknum ormas (organisasi masyarakat) yang mana diduga untuk melakukan pendekatan dan negosiasi agar kabar meninggalnya almarhumah tidak disebarluaskan ke publik.

Alih-alih memberikan kejelasan, langkah tersebut justru menimbulkan keresahan dan kekecewaan mendalam. Keluarga merasa tidak mendapatkan penjelasan terbuka terkait kronologi kematian, proses keberangkatan, hingga tanggung jawab hukum pihak sponsor maupun perusahaan.

Baca Juga :  Jumat Berkah Penuh Kehangatan, GRIB Jaya Dan Polres Sukabumi Kota Bersinergi Bersama Ojol

Meski jenazah akhirnya dipulangkan ke Tanah Air dengan fasilitasi pihak perusahaan, keluarga menilai hal itu belum mencerminkan tanggung jawab yang utuh. Minimnya transparansi serta ketidakjelasan terkait hak-hak ahli waris menjadi catatan serius yang belum terjawab hingga kini.

Kasus ini menguatkan dugaan bahwa praktik PMI ilegal di Kabupaten Cianjur masih marak terjadi, bahkan terindikasi melibatkan jaringan sponsor yang terorganisir dan berani mencatut nama perusahaan resmi demi meloloskan pemberangkatan.

Atas peristiwa ini, awak media bersama masyarakat mendesak Mabes Polri, Polda Jawa Barat, serta instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan pengusutan menyeluruh terhadap pihak sponsor, dugaan pencatutan nama PT Bahtera Tulus Karya, serta kemungkinan adanya praktik TPPO dalam kasus meninggalnya PMI asal Cianjur tersebut

Red

Berita Terkait

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta
Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi
Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak
Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 
Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial

Berita Terbaru