Pemerintah Desa Bojong Realisasikan BAMPROP Tahap II Tahun 2025 untuk Betonisasi Jalan Desa

Avatar photo

Minggu, 14 Desember 2025 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Desa Bojong Realisasikan BAMPROP Tahap II Tahun 2025 untuk Betonisasi Jalan Desa

 

Bogor -Mitrapolri.info Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, merealisasikan Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (BAMPROP) Tahap II Tahun Anggaran 2025 dengan melaksanakan pembangunan betonisasi jalan desa pada Desember 2025.

Pembangunan betonisasi jalan desa tersebut berlokasi di Kampung Rawajeler RT 001/RW 002, dengan spesifikasi pekerjaan sebagai berikut:

Panjang 121 meter x lebar 2,5 meter x tebal 0,10 meter

Panjang 70 meter x lebar 1,5 meter x tebal 0,10 meter

Adapun total anggaran yang digunakan sebesar Rp65.000.000,- (enam puluh lima juta rupiah) termasuk pajak, yang bersumber dari Bantuan Provinsi Infrastruktur Desa. Pelaksanaan kegiatan melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bersama masyarakat setempat.

Baca Juga :  *Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti*

Kepala Desa Bojong, Ade Nurdiana, S.KM, menyampaikan bahwa pembangunan betonisasi jalan desa ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar aktivitas perekonomian masyarakat.

> “Dengan terbangunnya betonisasi jalan desa ini, kami berharap dapat membantu memperlancar perekonomian warga Desa Bojong, mengingat sebelumnya kondisi jalan cukup sulit dilalui,” ujar Ade Nurdiana.

Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur jalan yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

> “Saya berharap masyarakat bisa menjaga dan merawat jalan betonisasi ini dengan sebaik-baiknya, supaya manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kampung Rawajeler yang ditemui awak media mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pembangunan jalan tersebut.

> “Dengan dibangunnya jalan ini, akses menjadi lebih lancar dan sangat membantu perekonomian warga. Kami berharap ke depan Pemerintah Kabupaten Bogor terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di Desa Bojong,” ungkapnya.

Pembangunan infrastruktur desa ini diharapkan menjadi salah satu faktor pendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.

(A. Miptah)

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru