Pasca Demonstrasi, Fasilitas Umum di Sekitar Gedung Sate dan DPRD Jabar Mulai Dibersihkan

Avatar photo

Senin, 1 September 2025 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasca Demonstrasi, Fasilitas Umum di Sekitar Gedung Sate dan DPRD Jabar Mulai Dibersihkan

 

Bandung,mitrapolri.info-Pemda Provinsi Jawa Barat mulai membenahi sejumlah fasilitas umum di Kota Bandung, khususnya di area Gedung Sate dan Gedung DPRD Jabar, pasca aksi demonstrasi yang berujung ricuh pada Jumat (28/8/2025).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan, pembersihan dan perbaikan sudah dilakukan sejak hari ini. Namun, pembenahan secara menyeluruh akan dilakukan setelah situasi benar-benar kondusif.

“Sudah mulai kita bersihkan. Tapi kita tunggu sampai keadaan benar-benar normal, baru kita lanjutkan. Jangan sampai baru dicat, nanti gruduk datang lagi kayak kemarin kan DPRD-nya dibuka pintunya, lagi ngecat- ngecat, lagi bersih-bersih, masuk,” ujar Dedi Mulyadi di Gedung Sate, Senin (1/9/2025).

KDM – sapaan akrab Dedi Mulyadi – berharap situasi Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, tetap kondusif hingga pulih seperti sediakala.

Baca Juga :  Dari Festival Budaya hingga 10 Medali Emas, Polsek Cibeber Rayakan HUT Bhayangkara ke-80 dengan Prestasi Nasional

“Sampai hari ini (situasi) landai, tidak ada pergerakan. Mudah-mudahan sampai malam, sampai besok, Insyaallah Jabar aman,” ujarnya.

Gubernur KDM juga menanggapi pro dan kontra di media sosial terkait kehadirannya di tengah massa aksi. Menurutnya, perbedaan pendapat adalah hal wajar.

“Bagi saya, apapun orang mengatakan, apakah itu pencitraan atau cari muka, tidak masalah. Yang penting kehadiran saya bermanfaat bagi warga,” ucapnya.

Ia menegaskan, kehadirannya bertujuan menenangkan massa dan mencegah kerusuhan yang bisa merusak bangunan bersejarah seperti Gedung Sate, Gedung Yayasan Pendidikan Telkom, dan Gedung PT Pos Indonesia.

KDM menyebut aksi unjuk rasa merupakan hal yang normal dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar aksi dilakukan dengan tertib dan terkoordinasi.

Baca Juga : 

“Silakan sampaikan (aspirasi). Tetapi hari ini banyak orang yang tiba-tiba datang, terbakar, bahkan ada yang melakukan tindakan kriminal seperti menusuk, mencuri motor. Ini yang harus kita minimalisir. Kalau berdemonstrasi, harus ada koordinator, penanggung jawab, dan materi yang jelas,” tegasnya.

Menurutnya, aksi ricuh terjadi karena banyak massa yang datang tanpa tujuan yang jelas.

“Sekarang banyak yang tidak ada materinya, pokoknya rame dan rusuh. Ini yang kita hindari. Tidak boleh ada kerusuhan. Kita bersama TNI dan Polri akan terus sigap mengatasi semua persoalan,” katanya

Selain itu, Gubernur KDM menegaskan komitmennya untuk terus mendengar aspirasi warga Jawa Barat.

“Kita konsisten merespons dan memperbaiki diri agar kekurangan bisa segera disempurnakan,” pungkasnya.

#Red

Berita Terkait

Susane Febriyati Suryakartalegawa, S.H.: Dari Majelis Adat Sumedanglarang hingga Suara Independen Kebijakan Publik
Apresiasi Masyarakat Untuk Polri Usut! Dugaan Korupsi dan TPPU Pengadaan Batu Bara ke PLTU 
Komisi Informasi Jabar Kabulkan Gugatan Warga, Pemdes Banyuasih Wajib Serahkan LPJ APBDes 2021–2023
Kuasa Hukum Korban Tegaskan Tolak Damai, Kasus Kekerasan Seksual Anak Terus Berproses
Awak Media Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek P3-TGAI di Desa Munjul, Hak Jawab Ketua Panitia dan Kepala Desa Masih Ditunggu
Revitalisasi SMP Siliwangi Mandiri Telan Anggaran Rp2,49 Miliar, Ketua Panitia Sebut Detail Proyek Diketahui Kepala Sekolah
Media Mitrapolri.info Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Irjen Pol Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. atas Amanah Baru sebagai Kapolda Jawa Barat
Kepala Desa Wargasari Ajak Warga Gotong Royong Perbaiki Saluran Cidadali Pasca bencana Pergeseran Tanah 2024

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:27 WIB

Susane Febriyati Suryakartalegawa, S.H.: Dari Majelis Adat Sumedanglarang hingga Suara Independen Kebijakan Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:43 WIB

Apresiasi Masyarakat Untuk Polri Usut! Dugaan Korupsi dan TPPU Pengadaan Batu Bara ke PLTU 

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:39 WIB

Komisi Informasi Jabar Kabulkan Gugatan Warga, Pemdes Banyuasih Wajib Serahkan LPJ APBDes 2021–2023

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kuasa Hukum Korban Tegaskan Tolak Damai, Kasus Kekerasan Seksual Anak Terus Berproses

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:22 WIB

Awak Media Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek P3-TGAI di Desa Munjul, Hak Jawab Ketua Panitia dan Kepala Desa Masih Ditunggu

Berita Terbaru