Maraknya Peredaran Obat Tramadol Ilegal di Kota Bekasi, Warga Masyarakat Desak APH Segera Bertindak

Avatar photo

Senin, 25 Agustus 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maraknya Peredaran Obat Tramadol Ilegal di Kota Bekasi, Warga Masyarakat Desak APH Segera Bertindak

Kota Bekasi,mitrapolri.info– Warga masyarakat Kota Bekasi semakin resah dengan maraknya peredaran obat Tramadol ilegal yang kian merajalela.

Seperti di Jln Pinus Jln PD. Hijau Permai No 12 Blok B 04 Rt 05 Rw 20 Pengasinan Rawalumbu Kota Bekasi Jawa Barat, Mereka dengan bebas menjual obat obatan tramadol ilegal tanpa punya izin resmi.

Minimnya pengawasan dan penindakan dari Aparat Penegak Hukum (APH) membuat obat keras ini mudah didapatkan, terutama di kalangan remaja dan generasi muda.

Warga mengeluhkan bahwa Tramadol dijual bebas di warung-warung kecil, toko obat tanpa izin, bahkan melalui media sosial seperti COD. Kondisi ini sangat memprihatinkan karena dapat merusak kesehatan dan masa depan generasi penerus bangsa.

Baca Juga :  Dugaan Data Siswa Fiktif di SMPN 2 Cijati Tuai Sorotan, Berpotensi Hambat Verval Ijazah

“Kami sangat khawatir dengan peredaran Tramadol ini,” ujar Ibu Ani, seorang warga Bekasi yang memiliki anak remaja. “Anak-anak muda sekarang mudah sekali terpengaruh. Kalau tidak segera ditindak, bisa semakin banyak korban.”

Masyarakat mendesak agar APH segera bertindak tegas untuk memberantas peredaran Tramadol ilegal di Kota Bekasi. Mereka meminta agar polisi dan dinas terkait meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap para pengedar dan penjual Tramadol ilegal.

Baca Juga :  Wakapolri Resmikan Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud, Tegaskan Pentingnya Membangun Karakter dan Peradaban

“Kami berharap polisi segera melakukan razia dan menangkap para pengedar Tramadol,” kata Bapak Budi, seorang tokoh masyarakat. “Jangan biarkan mereka merusak generasi muda Kota Bekasi.”

Selain penindakan, masyarakat juga meminta agar pemerintah daerah dan pihak terkait meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan Tramadol. Mereka berharap agar generasi muda lebih sadar akan bahaya obat-obatan terlarang dan menjauhi narkoba.

Masyarakat Kota Bekasi berharap agar APH segera merespon desakan mereka dan mengambil tindakan nyata untuk memberantas peredaran Tramadol ilegal. Mereka tidak ingin Kota Bekasi menjadi sarang narkoba dan merusak masa depan generasi muda.

Berita Terkait

Susane Febriyati Suryakartalegawa, S.H.: Dari Majelis Adat Sumedanglarang hingga Suara Independen Kebijakan Publik
Apresiasi Masyarakat Untuk Polri Usut! Dugaan Korupsi dan TPPU Pengadaan Batu Bara ke PLTU 
Komisi Informasi Jabar Kabulkan Gugatan Warga, Pemdes Banyuasih Wajib Serahkan LPJ APBDes 2021–2023
Kuasa Hukum Korban Tegaskan Tolak Damai, Kasus Kekerasan Seksual Anak Terus Berproses
Awak Media Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek P3-TGAI di Desa Munjul, Hak Jawab Ketua Panitia dan Kepala Desa Masih Ditunggu
Revitalisasi SMP Siliwangi Mandiri Telan Anggaran Rp2,49 Miliar, Ketua Panitia Sebut Detail Proyek Diketahui Kepala Sekolah
Media Mitrapolri.info Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Irjen Pol Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. atas Amanah Baru sebagai Kapolda Jawa Barat
Kepala Desa Wargasari Ajak Warga Gotong Royong Perbaiki Saluran Cidadali Pasca bencana Pergeseran Tanah 2024

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:27 WIB

Susane Febriyati Suryakartalegawa, S.H.: Dari Majelis Adat Sumedanglarang hingga Suara Independen Kebijakan Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:43 WIB

Apresiasi Masyarakat Untuk Polri Usut! Dugaan Korupsi dan TPPU Pengadaan Batu Bara ke PLTU 

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:39 WIB

Komisi Informasi Jabar Kabulkan Gugatan Warga, Pemdes Banyuasih Wajib Serahkan LPJ APBDes 2021–2023

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kuasa Hukum Korban Tegaskan Tolak Damai, Kasus Kekerasan Seksual Anak Terus Berproses

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:22 WIB

Awak Media Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek P3-TGAI di Desa Munjul, Hak Jawab Ketua Panitia dan Kepala Desa Masih Ditunggu

Berita Terbaru