Kota Bandung Darurat Tramadol: Anak di Bawah Umur Jadi Sasaran, Aparat Diminta Tegas Bertindak

Avatar photo

Selasa, 16 September 2025 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung Darurat Tramadol: Anak di Bawah Umur Jadi Sasaran, Aparat Diminta Tegas Bertindak

Bandung, mitrapolri.info – Peredaran obat keras jenis Tramadol di Kota Bandung semakin meresahkan. Mirisnya, obat tersebut kini banyak dikonsumsi oleh anak-anak di bawah umur. Fenomena ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, lantaran efek berbahaya dari penyalahgunaan obat keras bisa merusak kesehatan fisik dan mental generasi muda.

Pantauan awak media ini di lapangan, penjualan Tramadol berlangsung cukup terbuka di sejumlah titik Kota Bandung. Para pembeli yang sebagian besar remaja, tampak dengan mudah mendapatkan obat tersebut tanpa resep dokter. Kondisi ini menunjukkan lemahnya pengawasan serta minimnya penindakan hukum.

Baca Juga :  BOMBASTIS! PROGRAM P3TGAI DESA SUKALAHARJA BOGOR DIDUGA SARAT SUAP & TUTUP-TUTUPAN – LSM DESAK TIPIKOR TURUN TANGAN!

Warga mendesak aparat penegak hukum agar segera turun tangan. “Kami khawatir anak-anak kami jadi korban. Jangan sampai dibiarkan semakin meluas,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  *Camat Cikalongwetan Apresiasi Lahirnya Aliansi Putra Daerah Peduli Cikalongwetan*

Tramadol sendiri termasuk obat keras yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter. Penyalahgunaan obat ini dapat menimbulkan efek samping berbahaya seperti kecanduan, gangguan syaraf, hingga overdosis yang berujung pada kematian.

Masyarakat berharap pihak kepolisian bersama instansi terkait segera mengambil langkah tegas dalam memberantas peredaran Tramadol ilegal di Kota Bandung. Penindakan yang cepat dan menyeluruh dinilai sangat penting untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman obat-obatan terlarang.

Red

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru