Dugaan Manipulasi SPJ Dana BOS SDN Sukaluyu 02 Cianjur Mengemuka, Sejumlah Pos Anggaran Jadi Sorotan

Avatar photo

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Manipulasi SPJ Dana BOS SDN Sukaluyu 02 Cianjur Mengemuka, Sejumlah Pos Anggaran Jadi Sorotan

 

Cianjur,mitrapolri.info– Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN Sukaluyu 02, Kabupaten Cianjur, tahun anggaran 2025 menjadi sorotan setelah muncul dugaan ketidaksesuaian antara realisasi anggaran dengan kebutuhan riil kegiatan sekolah.

Berdasarkan data penggunaan Dana BOS Tahun 2025 yang tercantum dalam laporan sekolah, SDN Sukaluyu 02 menerima dana sebesar Rp99.645.000 pada Tahap I yang dicairkan pada 21 Januari 2025 dengan jumlah siswa penerima sebanyak 219 orang.

Namun, sejumlah pos anggaran memunculkan pertanyaan. Salah satunya adalah alokasi untuk kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sebesar Rp1.720.000 pada Tahap I. Padahal, secara umum pelaksanaan PPDB berlangsung menjelang tahun ajaran baru yang biasanya dilaksanakan pada pertengahan tahun, sekitar bulan Juni hingga Juli.

Selain itu, anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah tercatat mencapai Rp22.900.000 pada Tahap I.

Baca Juga :  BOMBASTIS! PROGRAM P3TGAI DESA SUKALAHARJA BOGOR DIDUGA SARAT SUAP & TUTUP-TUTUPAN – LSM DESAK TIPIKOR TURUN TANGAN!

Sementara pada Tahap II yang dicairkan pada 8 Agustus 2025, sekolah kembali menerima dana sebesar Rp99.645.000. Dalam laporan penggunaan dana tersebut, tercatat alokasi pemeliharaan sarana dan prasarana sebesar Rp14.597.000.

Dengan demikian, total anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana selama Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp37.497.000. Nilai tersebut dinilai cukup besar sehingga memunculkan pertanyaan terkait jenis pekerjaan, volume kegiatan, serta bukti fisik yang menjadi dasar penggunaan anggaran tersebut.

Tak hanya itu, pada Tahap II juga tercatat penggunaan anggaran untuk kegiatan asesmen dan evaluasi pembelajaran sebesar Rp33.779.000. Besaran angka tersebut turut menjadi perhatian karena mencapai hampir sepertiga dari total dana yang diterima pada tahap tersebut.

Sejumlah pemerhati pendidikan menilai bahwa seluruh penggunaan Dana BOS wajib dilengkapi dengan dokumen pertanggungjawaban (SPJ) yang sah, transparan, serta dapat diakses dalam mekanisme pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Diduga PROYEK SILUMAN! Di Program P3-TGAI Desa Ciasihan Bogor Diduga Manipulasi Spek dan Anggaran, Minta Audit Darurat dan Penyelidikan Korupsi

Munculnya dugaan tersebut mengarah kepada pihak pengelola Dana BOS di sekolah, yakni kepala sekolah berinisial E, bendahara berinisial A, serta operator sekolah. Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan tersebut.

Untuk menjaga asas praduga tak bersalah, diperlukan klarifikasi dari pihak sekolah, pengawas pendidikan, serta instansi berwenang guna memastikan apakah penggunaan anggaran tersebut telah sesuai dengan petunjuk teknis Dana BOS atau terdapat ketidaksesuaian dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban.

Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur dan aparat pengawas internal pemerintah dapat melakukan verifikasi terhadap dokumen pendukung penggunaan Dana BOS tersebut agar pengelolaan dana pendidikan berlangsung transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi meningkatkan kualitas pendidikan bagi peserta didik.

Bud

Berita Terkait

pemasangan kabel wifi tanpa izin dan pemberitahuan di cianjur selatan, jadi ancaman keselamatan kerja
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU dan Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat
Wujudkan Transparansi Anggaran, Revitalisasi SDN 2 Tapos Libatkan Warga Lokal
Warga Soroti Sisa Saldo BUMDes Sukajadi Mandiri Rp4 Juta, PJS Kades Sebut Laporan Keuangan Belum Dapat Diterima
Diduga Sarat Gratifikasi dan Korupsi, Program P3-TGAI Singa Endah di Curugbitung Didesak Diusut Aparat Penegak Hukum
Program P3-TGAI Cibeteng Muara Disoal: Dugaan Rangkap Jabatan, Material Tak Sesuai Spek, Hingga Potongan Anggaran
Program P3-TGAI Pancuran Mutiara Disambut Baik Petani Desa Curug Bogor
Peredaran Tramadol Diduga Kembali Menggila di Cimahi, Warga Berharap Aparat Bertindak Tegas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:23 WIB

pemasangan kabel wifi tanpa izin dan pemberitahuan di cianjur selatan, jadi ancaman keselamatan kerja

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:18 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU dan Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:43 WIB

Wujudkan Transparansi Anggaran, Revitalisasi SDN 2 Tapos Libatkan Warga Lokal

Senin, 27 Juli 2026 - 10:24 WIB

Warga Soroti Sisa Saldo BUMDes Sukajadi Mandiri Rp4 Juta, PJS Kades Sebut Laporan Keuangan Belum Dapat Diterima

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:46 WIB

Diduga Sarat Gratifikasi dan Korupsi, Program P3-TGAI Singa Endah di Curugbitung Didesak Diusut Aparat Penegak Hukum

Berita Terbaru