Dugaan Korupsi di SDN Ranca Walini Ciwidey, Proyek APBN Dinilai Asal-Asalan

Avatar photo

Kamis, 25 September 2025 - 02:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Korupsi di SDN Ranca Walini Ciwidey, Proyek APBN Dinilai Asal-Asalan

Bandung,mitrapolri.info-
Tim Kontrol Sosial Media Mitra Polri melakukan pemantauan pembangunan di SDN Ranca Walini, Jalan Ranca Bali, Desa Patengan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Dari hasil pantauan, ditemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan praktik korupsi oleh pihak kepala sekolah beserta panitia pelaksana.

Proyek pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Pusat ini seharusnya dikerjakan dengan standar kualitas yang baik dan transparan. Namun, fakta di lapangan justru memperlihatkan kondisi sebaliknya.

Material Plafon Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi
Bangunan sekolah yang seharusnya menggunakan material baja ringan pada pemasangan plafon, justru didapati memakai kayu bekas. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai daya tahan bangunan, mengingat penggunaan kayu bekas tidak sesuai standar konstruksi dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa.

Papan Informasi Proyek Tidak Transparan
Papan informasi atau baliho proyek yang terpasang di lokasi juga menimbulkan tanda tanya. Susunan panitia pembangunan tidak dicantumkan, sedangkan nilai nominal anggaran ditutup alias dihapus. Padahal, sesuai aturan keterbukaan informasi publik, setiap pembangunan yang bersumber dari APBN wajib mencantumkan secara jelas nilai anggaran, sumber dana, serta susunan penanggung jawab pelaksana proyek.

Baca Juga :  MERIAH & KHIDMAT! PENGUKUHAN 8 SUBRAYON GM FKPPI CIRANJANG

Pemasangan Keramik Diduga Asal-asalan
Indikasi lain terletak pada pengerjaan keramik. Dari hasil kontrol sosial, terdapat dugaan kuat bahwa pemasangan dilakukan dengan sistem tambal sulam, karena keramik lama tidak dibongkar seluruhnya. Praktik seperti ini jelas merugikan mutu bangunan dan terkesan hanya mementingkan keuntungan sepihak.

Anggaran Proyek APBN Harusnya Transparan
Hingga saat ini, tidak ada keterbukaan informasi mengenai nilai anggaran proyek pembangunan SDN Ranca Walini, baik pada papan informasi maupun dalam laporan publik. Hal ini menimbulkan spekulasi adanya upaya untuk menutupi besarnya dana yang dikucurkan dari APBN pusat.

Baca Juga :  ​Penuh Haru dan Kekeluargaan, Polresta Cirebon Gelar Upacara Penyerahan Jabatan dan Pelepasan AKBP Eko Munarianto

Sejumlah warga dan pemerhati pendidikan menilai praktik ini sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana negara.

Masyarakat Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi
Masyarakat Ciwidey dan sekitarnya berharap aparat penegak hukum, baik dari Kejaksaan, Kepolisian, maupun Inspektorat terkait, segera turun tangan untuk mengusut dugaan penyimpangan anggaran ini. Pasalnya, dana yang bersumber dari APBN seharusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan pendidikan, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Tim Kontrol Sosial Media Mitra Polri menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan pelaporan terkait setiap proyek pembangunan sekolah yang menggunakan anggaran negara. Hal ini demi menjaga agar dana pendidikan benar-benar sampai kepada yang berhak, yakni para siswa yang membutuhkan fasilitas belajar yang aman dan layak.

(Dadang S)

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru