Ditemukan Belatung di Menu MBG SMAN 12 Pandeglang, Kepala SPPG Kolelet picung #001 Akui Kelalaian Dapur

Avatar photo

Kamis, 3 September 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditemukan Belatung di Menu MBG SMAN 12 Pandeglang, Kepala SPPG Kolelet picung #001 Akui Kelalaian Dapur

 

PANDEGLANG,mitrapolri.info– Insiden ditemukannya belatung dalam sajian makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 12 Pandeglang, Senin, 31 Agustus 2026

Fitri Hermawati, SH, selaku Kepala SPPG Kolelet Picung #001 yang di naungi oleh yayasan peduli bangsa pandeglang, membenarkan langsung kepada awak media bahwa kejadian tersebut memang benar terjadi namun belum bisa memastikan darimana asal belatung tersebut.

“Memang betul ada kejadian ditemukannya belatung pada menu yang disajikan. Ini kami akui merupakan bentuk kelalaian dari pihak dapur tapi kami belum bisa meastikan dari mana belatung itu, mungkinkah dari buah jeruk atau daging dalam ompreng itu,” ujar Fitri saat dikonfirmasi.

Baca Juga :  Penegasan Divhumas Polri Dalam Memberikan Pelayanan Penyampaian Aspirasi

Menurut penjelasannya, setelah mengetahui adanya insiden tersebut, pihaknya telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada pihak sekolah.

“Kami sudah meminta maaf kepada pihak sekolah dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” katanya.

Namun ketika awak media mempertanyakan apakah ada penggantian terhadap menu makanan yang terkontaminasi belatung tersebut, serta apakah pihak dapur turun langsung meninjau ke lokasi untuk mengecek berapa opreng yang ada belatungnya,

“Terkait penggantian menu, karena tidak ada permintaan khusus dari pihak sekolah, maka kami tidak melakukan penggantian,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Sumedang Diperiksa Ombudsman Jabar Atas Dugaan Mengulur Waktu Pelelangan Geothermal Tampomas

Sementara itu, terkait investigasi atau pengecekan langsung ke lapangan, Fitri menjelaskan tidak ada petugas yang turun ke lokasi pada saat itu juga.

“Kebetulan Kondisi saya saat itu sedang tidak memungkinkan untuk ke lokasi karena kelelahan, sehingga dari pihak dapur tidak ada yang melakukan pengecekan langsung ke lapangan terkait insiden tersebut,” ungkapnya. 03/09/2026

kejadia ini pun memicu kekhawatiran warga maupun orang tua siswa. Mereka mempertanyakan komitmen jaminan kebersihan dan keamanan pangan program yang diharapkan bergizi bagi para siswa. Warga berharap Dinas Pendidikan dan pihak -pihak yang terkait segera menindaklanjuti serta melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh proses penyajian makanan program MBG.

 

( Hikman )

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru