Dana BOS dan PIP Disorot, SDN Tapos 01 Bungkam Saat Dikonfirmasi

Avatar photo

Sabtu, 11 April 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dana BOS dan PIP Disorot, SDN Tapos 01 Bungkam Saat Dikonfirmasi

Bogor – mitrapolri.info Transparansi pengelolaan dana pendidikan kembali dipertanyakan. Hingga saat ini, pihak SDN Tapos 01, Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, belum memberikan klarifikasi terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP) meski telah didatangi awak media.

Upaya konfirmasi dilakukan pada Jumat (10/04/2026) oleh seorang jurnalis berinisial AM dalam rangka menjalankan fungsi kontrol sosial. Namun, kedatangan tersebut justru tidak membuahkan hasil. Pihak sekolah terkesan menghindar dan tidak memberikan penjelasan yang seharusnya menjadi hak publik.

“Tujuan kami jelas, hanya ingin meminta transparansi terkait penggunaan dana BOS yang nilainya tidak kecil,” tegas Abdul Miptah kepada awak media.

Baca Juga :  PIP SMAS Al-Jihad Bogor Dipertanyakan! Selisih 177 Siswa Capai Rp315,9 Juta, APH Diminta Turun Tangan

Sikap bungkam ini memunculkan tanda tanya besar. Dana BOS dan PIP merupakan anggaran negara yang bersumber dari uang rakyat, sehingga setiap penggunaannya wajib terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketika pihak sekolah memilih diam, publik wajar mempertanyakan: ada apa sebenarnya?

Minimnya respons dari pihak sekolah dinilai mencederai semangat keterbukaan informasi publik. Padahal, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik secara tegas mengatur hak masyarakat untuk mengetahui penggunaan anggaran negara. Begitu pula Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang menjamin kerja jurnalistik dalam menggali informasi.

Baca Juga :  Program P3-TGAI Pancuran Mutiara Disambut Baik Petani Desa Curug Bogor

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan menimbulkan asumsi liar di tengah masyarakat. Transparansi bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban moral dan hukum bagi setiap institusi yang mengelola dana publik, termasuk lembaga pendidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SDN Tapos 01 belum juga memberikan keterangan resmi. Media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi guna menjaga prinsip keberimbangan informasi.

Publik kini menunggu, apakah pihak sekolah akan memberikan penjelasan secara terbuka, atau justru terus memilih diam di tengah sorotan yang kian tajam.

(Abdul Miptah)

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru