Aktivitas Galian C Ilegal di Desa Sukanagara Diduga Rusak Lingkungan, Pemerintah Dinilai Tutup Mata

Avatar photo

Rabu, 26 November 2025 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas Galian C Ilegal di Desa Sukanagara Diduga Rusak Lingkungan, Pemerintah Dinilai Tutup Mata

Bogor,mitrapolri.info— Aktivitas galian C ilegal di wilayah Desa Sukanagara, Kecamatan Jonggol, kembali memicu keresahan warga. Kegiatan penambangan yang diduga tidak mengantongi izin tersebut dinilai merusak lingkungan dan mengancam kenyamanan masyarakat sekitar.

Sejumlah warga mengaku aktivitas alat berat dan hilir-mudik kendaraan pengangkut material membuat jalan rusak, memunculkan debu tebal, serta meningkatkan risiko longsor pada musim hujan. Kondisi itu diperparah dengan tidak adanya papan informasi resmi terkait perizinan kegiatan tambang.

Baca Juga :  *POLDA METRO JAYA MELAKSANAKAN KEGIATAN PATROLI PREVENTIF CRIME STRIKE DI WILAYAH JAKARTA BARAT*

“Kerusakan lingkungan sudah terlihat jelas. Bukit mulai tergerus dan jalan desa semakin parah. Tapi tidak ada tindakan nyata,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga mempertanyakan sikap pemerintah desa maupun pihak terkait yang dinilai lamban merespons keluhan masyarakat. Mereka berharap aparat berwenang segera turun tangan melakukan penertiban, mengingat dampak lingkungan yang ditimbulkan semakin meluas.

Baca Juga :  Babinsa dan Warga Kompak Laksanakan Kerja Bakti

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah Kecamatan Jonggol maupun instansi terkait mengenai keberadaan galian C yang diduga tidak berizin tersebut. Masyarakat berharap ada langkah tegas untuk menghentikan aktivitas yang merusak lingkungan demi menjaga keselamatan dan kelestarian wilayah.

Red

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru